Tim Penilai Lomba PKDRT Tingkat Nasional Kunjungi Pemkot Bontang Neni : Dukung Pemerintah Pusat Guna Pemberdayaan Perempuan

(Bontang, 28 Agustus 2017). Tim Penggerak PKK Pusat melaksanakan kegiatan penilaian lomba PKDRT (Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga) tingkat nasional tahun 2017. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas keluarga serta melindungi perempuan dan anak dari kekerasan dalam rumah tangga. Salah satu daerah yang menjadi sasaran dalam penilaian tersebut adalah Kota Bontang. Oleh karena itu, Walikota Bontang beserta Tim Penggerak PKK Kota Bontang menyambut langsung kedatangan tim penilai pada Jumat (25/08/2017).

Bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Walikota Bontang, kegiatan tersebut dihadiri oleh Walikota Bontang Neni Moerniaeni, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bontang Hapidah, Anggota Tim PKK Pusat, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur, perwakilan Polres Kota Bontang, serta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Walikota Bontang Neni Moerniaeni menjelaskan kepada tim penilai bahwa Kota Bontang dalam rangka menuju kota layak anak telah menduduki tingkat madya yang sebelumnya berada pada tingkat pratama. Terkait dengan pencapaian KIA (Kartu Identitas Anak), Kota Bontang juga menduduki peringkat teratas di Indonesia. Hal ini menurutnya merupakan hasil kerjasama seluruh pihak, khususnya Tim Penggerak PKK Kota Bontang yang telah berupaya semaksimal mungkin melakukan sosialisasi maupun edukasi kepada masyarakat terkait program-program tersebut.

Selain itu, Neni juga mengungkapkan bahwa meskipun saat ini pendapatan daerah Kota Bontang tengah mengalami defisit, namun Pemerintah Kota Bontang terus berupaya berkontribusi mendukung pemerintah pusat dalam upaya pemberdayaan perempuan.

“Meskipun saat ini APBD Kota Bontang merupakan yang terendah di Kalimantan Timur, namun kami tetap berkomitmen semaksimal mungkin mendukung program pemerintah pusat terkait pemberdayaan perempuan,” ungkap Neni.

Di sela-sela kegiatan pun disisipkan pementasan parodi terkait PKDRT. Tujuan pementasan tersebut untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam upaya pencegahan terhadap kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak. Tentunya dengan adanya pementasan tersebut, diharapkan mampu mengambil tindakan secara bijaksana, cepat dan tepat dalam menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak yang terjadi di hadapannya.

PPID Kota Bontang