Flat View
Flat View
Weekly View
Weekly View
Daily View
Daily View
Categories
Categories
Search
Search

Weekly View

Sen. 22 Peb, 2010 - Min. 28 Peb, 2010
Previous WeekPrevious Week Week 8Next WeekNext Week


There are no events on this week


General        

Search Calendar

Powered by ExtCalendar 2


Web Link
REPUBLIK INDONESIA PEMPROV KALIMANTAN TIMUR PEMKOT TARAKAN PEMKAB BULUNGAN
DEPDAGRI PEMKOT SAMARINDA PEMKAB PENAJAM PASER UTARA PEMKAB TANA TIDUNG
DEPKOMINFO PEMKOT BALIKPAPAN PEMKAB PASER  PT. PLN (Persero) Bontang
BAPPENAS PEMKAB KUKAR PEMKAB MALINAU  
BPKP PEMKAB KUTAI TIMUR PEMKAB NUNUKAN  
LKPP PEMKAB KUTAI BARAT PEMKAB BERAU  

 

Agenda Pemerintah
Januari 2010 Pebruari 2010 Maret 2010
Mo Tu We Th Fr Sa Su
Week 5 1 2 3 4 5 6 7
Week 6 8 9 10 11 12 13 14
Week 7 15 16 17 18 19 20 21
Week 8 22 23 24 25 26 27 28
Konsultasi

 
 
 
Info
Tetap Semangat dan Tidak Boleh Capek, Kiat Yang Ditularkan Neni Membuahkan Adipura -

Ketua DPRD Neni Moerniaeni saat mengusung piala adipura dengan pasukan kuning.

BONTANG- Keberhasilan Bontang mempertahankan Piala Adipura yang berhasil diraih sejak tahun 2008 lalu, tidak terlepas dari peran seluruh masyarakat dan stakeholder yang ada di Bontang. Semangat memupuk kebersamaan dalam membersihkan dan menjaga keindahan kota, menjadi awal keberhasilan Bontang meraih predikat sebagai salah satu kota terbersih di tanah air.

“Dulu, saat awal Bontang menjadi daerah definitif, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan, bisa dikatakan relatif masih rendah. Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK waktu itu, setiap sore kami berkeliling melihat kondisi masyarakat, temasuk kondisi kebersihan dan keindahan kota. Dulu, kebersihan kota seolah menjadi tanggung jawab pemerintah saja, khususnya pasukan kuning,’ tutur dr Hj  Neni Moerniaeni SpOG yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Bontang.

Dipaparkan Neni, di awal Bontang menjadi kota definitif, sampah menjadi salah satu permasalahan yang sangat urgen.
 Details...

Kualitas Pelayanan Harus Melebihi Harapan, Pelayanan Prima ke Masyarakat -

PENANGANAN KELUHAN- Peserta Diklat Penanganan Teknis Pelayanan Keluhan 
Masyarakat, menyimak pemaparan materi dari narasumber
.

BONTANG- Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPTPM), menggelar Diklat Penanganan Teknis Pelayanan Keluhan Masyarakat, tanggal 10-11 Desember 2009 lalu. Diklat  dengan narasumber dari LAN dn GTZ itu, berlangsung di Hotel Bintang Sintuk  dan diikuti 35 peserta dari  sejumlah SKPD yang bersentuhan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat.

“Diklat penangana keluhan masyarakat secara baik dan benar yang dilaksanakan hari ini, merupakan penerjemahan dari reformasi birokrasi yang telah dicanangkan pemerintah beberapa waktu lalu. Penanganan keluhana masyarakat secara baik dan benar, merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang harus dilakukan pemerintah, sebagai upaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tutur Kepala BPPTPM, Drs Fahrullah.

Menurut Fahrullah, penanganan keluhan masyarakat, merupakan salah satu titik lemah aparat pemerintah, yang harus mendapat  perhatian dan perbaikan.

“Terkadang, keluhan masyarakat akan pelayanan yang didapatkan sat berurusan dengan masalah birokrasi, diabaikan. Sehingga, tidak ada upaya perbaikan. Ini merupakan titik kelemahan yang harus segera diperbaiki. Itulah tujuan Diklat Penanganan Keluhan yang dilaksanakan hari ini,” jelas Fahrullah.

Sementara itu, Wali Kota Sofyan Hasdam saat membuka Diklat Penanganan Keluhan Masyarakat mengatakan, penanganan keluhan  merupakan pangkal dari pelayanan.

“Sebab, jika kita bisa menangani keluhan masyarakat secara baik dan benar, maka  dengan sendirinya terjadi perbaikan pelayanan ke arah yang lebih baik. Dengan begitu, pelayanan prima  sebagai wujud dari reformasi birokrasi, bisa tercapai,” ujar Sofyan Hasdam.

Dikatakan Sofyan, pelayanan prima adalah, bila kualitas pelayanan, melebihi harapan masyarakat.

“Contohnya saja, bila dalam mengurus perizinan ditetapkan waktu tiga dan ternyata, dalam prosesnya bisa selesai hanya dalam waktu satu hari saja. Hal seperti itulah yang diinginkan masyarakat dan dikategorikan sebagai bentuk pelayanan prima.Demikian juga saat mengurus KTP, KK dan semacamanya,” kata Sofyan Hasdam.

Ditambahkan Sofyan, aparat pemerintah yang bersentuhan langsung dengan pelayanan, harus peka dalam mendengar dan menangani keluhan.

“Celakanya, terkadang keluhan masyarakat, dinilai sebagai kritik. Sementara, tidak setiap orang siap menerima kritikan. Padahal, kritikan atau keluhan masyarakat, jika ditangani secara baik dan benar, muaranya adalah perbaikan pelayanan. Ini yang harus kita pahami bersama, demi tercapainya pelayanan prima kepada masyarakat,” tandas Sofyan Hasdam. (hms3)

 Details...

SMP Negeri 2 dan 8 Gelar Perpisahan -


DAPAT BUNGA. Ketua DPRD Hj Neni Moerniaeni mendapat bunga dari siswa
SMP Negeri 8 usai menghadiri perpisahan sekolah tersebut di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang.


BONTANG- Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam bersama Ketua DPRD Bontang Hj Neni Moerniaeni Sabtu (1/5) pekan lalu menghadiri perpisahan dua sekolah lanjutan menegah pertama (SMP) yakni, SMP Negeri 8 di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang dan SMP Negeri 2 yang berlangsung di Gedung Nahdatul Ulama (NU) Bontang.

SMP Negeri 8 yang sampai saat ini masih harus bersabar menunggu gedung sekolah secara permanen saat ini terbagi di 4 lokasi dalam proses belajar mengajar. Kendati demikian, mereka tetap mampu mempertahankan eksistensinya dengan baik. "jumlah lulusan kami tahun ini merupakan keluaran  pertama untuk sekolah kami yang berjumlah 77 siswa. Harapan kami, tentunya mereka lulus dengan hasil yang memuaskan, "Dra Hj Sukaesih selaku kepala sekolah di sekolah SMP Negeri 8

Menaggapi status SMP Negeri 8, Ketua DPRD Bontang Hj Neni Moerniaeni mengimbau kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Bontang untuk segera melakukan tindak lanjut atas pengalihan fungsi Hotel Kutai Indah di Bontang Selatan menjadi gedung Sekolah SMP Negeri 8 Bontang.
 Details...

PENGUMUMAN -

INFORMASI PEMBUATAN IKP TA 2010

 
Diinformasikan kepada penyedia barang/jasa di lingkungan Pemerintah Kota Bontang, berkaitan dengan pelaksanaan pengadaan barang/jasa melalui e-Procurement, ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi untuk diverifikasi antara lain :

 

  1. Registrasi IKP melalui Portal e-Procurement Pemerintah Kota Bontang dan membawa Print Out konfirmasi permintaan kunci publik
  2. Membawa Akta pendirian perusahaan/cabang/kuasa direksi (asli dan fotocopy)
  3. Membawa SIUP/IUJK Perusahaan (asli dan fotocopy)
  4. Membawa NPWP perusahaan (asli dan fotocopy)
  5. Membawa Kartu identitas Direktur yang berlaku (asli dan fotocopy)
  6. Membawa Kartu identitas Kuasa (asli) apabila dikuasakan
  7. Direktur WAJIB datang
  8. Apabila perusahaan berbentuk badan hukum Perseroan (PT), maka ditambahkan dokumen pengesahan dari Departemen terkait, misal Dep Kehakiman (asli dan fotocopy).
  9. Pembuatan IKP tidak dipungut biaya.

 

Kepada Penyedia Barang/Jasa harap memperhatikan pengumuman ini. Dan apabila membutuhkan penjelasan lebih lanjut hubungi Helpdesk Sekretariat Layanan e-Procurement Bontang 0548-28412.

 

Atas perhatiannya, disampaikan terima kasih.
 Details...

Pemkot Akan Bertindak Tegas, Tertibkan Baliho Tanpa Ijin -

BONTANG - Demi menjaga ketertiban, kebersihan dan keindahan kota. Pemkot Bontang melalui Badan Kesatuan dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) serta Satpol-PP akan melakukan penertiban terhadap spanduk maupun baliho-baliho yang tidak memilki ijin yang dipasang diseluruh wilayah Kota Taman.

Hal ini terungkap dalam rapat tentang sosialisasi surat edaran Peraturan Wali Kota (Perwali) Bontang Nomor 20 Tahun 2008 tentang tata cara, lokasi, dan perijinan penyelenggaraan reklame, yang berlangsung di ruang Rapat “Bessai Berinta” lantai II Kantor Wali Kota Bontang Kamis (27/1) pekan lalu.

Plt Sekretaris Daerah Kota Bontang H Abdul Azizs SE MM dalam arahannya mengatakan, Pemkot melalui Badan Kesbang Linmas, merasa perlu mengatur, menertibkan dan mengendalikan kegiatan-kegiatan Parpol  yang berkaitan dengan spanduk maupun baliho, demi menjaga ketentraman dan ketertiban umum. 

“Maraknya pemasangan spanduk dan baliho, baik dari Parpol maupun pribadi Calon Wali Kota (Cawali) dalam menyongsong Pilwali akhir 2010, maka diperlukan pengaturan, agar tidak mengganggu penataan keindahan kota, kenyamanan, keamanan dan keselamatan masyarakat. Hal itu sesuai dengan Perwali Bontang No. 20 Tahun 2008,” jelasnya.

Abdul Azizs berharap, semua pihak berpartisipasi menjaga dan mewujudkan Motto Kota Bontang sebagai kota yang tertib, agamis, mandiri, aman dan nyaman (Taman). “Penertiban baliho dilakukan salah satunya untuk menciptakan wajah kota yang lebih estetis dan tertib reklame.  Yang  tak lain untuk menyamakan presepsi atau pandangan kita dengan menyelaraskan dengan peraturan yang ada, demi penataan kota yang baik sehingga Bontang ke depan akan lebih tertib lagi dalam penyelenggaraan reklame dan lebih estetis,” kata Azizs.

 Details...

Pemkab-DPRD Bualemo Berguru ke Bontang, Belajar Jamkesda dan Sistem Dokter Keluarga -

Abd Muis P saat menerima kunjungan dari anggota Legislatif dan Eksekutif
Kabupaten Bualemo Provinsi Gorontalo Senin (15/2)


BONTANG- Kebijakan Pemkot Bontang terhadap pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) di Kota Taman, menarik perhatian anggota Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Bualemo Provinsi Gorontalo.
 
Senin (15/2) kemarin sekitar 30 anggota legilatif dan eksekutif Kabupaten Bualemo yang tiba di Bontang diterima Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Drs Abd Muis P dan Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang Ubaya Bengawan SH di ruang Bessai Berinta Kantor Wali Kota Bontang. 

 "Setelah menyimak tentang profil Kota Bontang, banyak hal yang menjadi catatan kami di kota ini. Seperti misalnya, pembebasan terhadap seluruh biaya kesehatan di Bontang dan pelaksanaan Jamkesda, mulai dari kebijakan, aturan yang mendasari, serta pengelolaan Jamkesda tersebut. Hal ini cukup luar biasa, kami merasa kecil. Hal ini akan menjadi masukan yang sangat berharga untuk kami angkat dan diterapkan di Bualemo," ungkap Junus Alam SPd, Asisten I Kabupaten Bualemo, mengawali perkenalannya sekaligus memuji Bontang yang dilihatnya jauh lebih maju dibanding Bualemo.

 Details...

Penerapan Lelang Elektronik di Bontang, Anggaran Efisien, Lebih Transparan dan Bebas KKN -

TRANSPARANSI dan akuntabilitas merupakan hal yang sangat penting dalam hal pengolaan keuangan daerah.  Salah satu upaya yang telah dilakukan Pemkot Bontang untuk mendukung hal tersebut adalah dengan pelaksanaan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah secara elektronik atau yang lebih dikenal dengan istilah E-Procurement (e-proc). Proses pengadaaan barang dan jasa yang memanfaatkan fasilitas teknologi komunikasi dan informasi ini akan lebih meningkatkan dan menjamin terjadinya efesiensi, efektifitas, transparansi dan akuntabilitas dalam pembelanjaan uang negara. Selain itu, untuk efisiensi anggaran, melalui e-proc ini diharapkan proses tender atau lelang proyek akan bisa terbebas dari unsur KKN. Kepala Bagian Evaluasi Pembangunan Pemkot Bontang Ir Aji Erlynawati MT mengungkapkan, bagi para rekanan atau penyedia barang dan jasa yang ingin mengikuti pengadaan barang dan jasa di Pemkot Bontang dapat melalui e-proc ini. Selanjutnya dapat mengikuti langkah-langkah proses pelelangan yang telah ditentukan.

Langkah-langkah yang harus diikuti rekanan atau penyedia barang dan jasa adalah dengan melakukan registrasi terlebih dahulu di portal e-proc Pemkot Bontang (http://e-proc.bontangkota.go.id) dengan mengisi form isian yang telah disediakan.
 Details...

Luar Biasa, Sofyan Hasdam Kembali Terima Penghargaan -


AWARD K3. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi HA Muhaimin Iskandar saat menyerahkan
Award K3 kepada Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam.



BONTANG- Luar biasa, sehari setelah menyabet tiga award dari Jawa Pos Institute Pro-Otonomi (JPIP) Area Kaltim, Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam kembali mendapat anugerah atas keberhasilannya selaku pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Drs HA Muhaimin Iskandar MS di Hotel Sahid Jaya Jakarta, Kamis (27/5) pekan lalu. 

 Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam menyambut baik award tersebut dan berharap kepada seluruh peruasahaan yang ada di Kota Bontang agar dapat lebih termotivasi dalam upaya meningkatkan K3 disetiap kegiatan perusahaan.

"Penerapan K3 di perusahaan-perusahaan perlu mendapatkan perhatian serius. Hal ini mengingat K3 merupakan salah satu unsur perlindungan bagi tenaga kerja dan faktor penting dalam pengembangan kesempatan kerja dan upaya mengurangi angka kecelakaan kerja,"terang Sofyan.
 Details...

Bangkitkan Motivasi, Wali Kota Kunjungi Sekolah, Berharap Penerapan English Day di SLTA -
SIDAK SEKOLAH. Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam didampingi Plt Sekkot Bontang H Abd Azizs SE MM dan Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat H Abd Muis P saat meninjau SMA Negeri I Bontang kemarin.

BONTANG- Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam didampingi Plt Sekkot Bontang H Abd Azizs SE MM dan Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Drs H Abd Muis P Selasa (2/2) sekitar pukul 10.30 Wita mengunjungi SMP Negeri 2 dan SMA Negeri I Bontang.

Usai mengamati fisik bangunan dan fasilitas pendukung sekolah, Wali Kota Sofyan Hasdam juga menyempatkan waktunya berdialog bersama para guru di kedua sekolah tersebut. “Saya selalu katakan bahwa masa depan bangsa, masa depan Bontang terletak ditangan anak-anak kita. Untuk itu, kewajiban kita sekarang adalah bagaimana kita membekali mereka dengan ilmu pengetahuan sehingga tumbuh menjadi generasi yang unggul disegala bidang,” terang Sofyan.

Selain mendapatkan pendidikan disekolah, kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa lanjut wali kota juga sangat penting. “Dulu kita punya klub yang diberi nama global aktif dan unggul yang disingkat dengan sebutan Gaul. Melalui klub ini, kita sebenarnya berharap anak-anak bisa aktif dan unggul dalam persaingan global. Untuk itu saya berharap supaya klub ini kembali diaktifkan,” imbau Sofyan.

Terkait dengan penguasaan bahasa inggris yang kini sudah mejadi bahasa Internasional, wali kota juga menyarankan agar sekolah menerapkan konsep english day. “ Agar penguasaan bahasa inggris kepada siswa bisa berjalan baik, saya sarankan agar sekolah menerapkan sistim english day,” kata Sofyan saat berdialog bersama guru SMA Negeri I Bontang kemarin. (hms1)
 Details...

Tingkatkan Pengetahuan Kesehatan Masyarakat, Radio Praja Luncurkan Program Dokter Radio -
JADI PEMBICARA. Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam bersama dokter spesialis penyakit dalam dr Dyah Sawitri Sp PD saat mengisi siaran Program Dokter Radio di Radio Praja 102.3 FM, Selasa (2/2) lalu.
 

BONTANG – Guna meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan dan pola hidup sehat, Pemerintah Kota Bontang melalui Radio Praja 102.3 FM meluncurkan Program Dokter Radio. Program ini merupakan dialog interaktif yang khusus membahas seputar masalah kesehatan yang akan diisi oleh dokter-dokter ahli.

Melalui program acara ini, masyarakat Kota Bontang dan sekitarnya bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis yang hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut. Dokter spesialis yang dihadirkan setiap acara disesuaikan dengan tema yang selalu berganti setiap minggunya.

Ada yang menarik dari acara yang menghadirkan  dokter spesialis sebagai narasumber ini, yaitu hadirnya Wali Kota Bontang dr H Andi Sofyan Hasdam SpS pada hari Selasa (2/2) lalu pukul 14.00 sampai 15.00 Wita. Kehadiran Sofyan Hasdam dalam acara tersebut bukanlah dalam kapasitasnya sebagai Wali Kota Bontang, tetapi sebagai seorang dokter sekaligus bertindak sebagai moderator dalam acara tersebut.

Menurut Sofyan Hasdam, acara ini bertujuan untuk lebih mendayagunakan dokter yang ada di Bontang sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan. “Pada intinya, melalui acara ini kita ingin lebih mendayagunakan dokter-dokter yang ada. Jadi, selain memberikan pelayanan dan pengobatan kepada masyarakat di rumah sakit, dokter tersebut juga bisa memberikan konsultasi kesehatan kepada masyarakat melalui acara ini. Sehingga kedepannya, kita harapkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan dan kesadaran tentang pola hidup sehat semakin meningkat,” jelas Sofyan Hasdam.

Masyarakat yang ingin berkonsultasi melalui acara ini bisa mendengarkan siaran Dokter Radio yang disiarkan setiap hari Selasa jam 14.00 – 15.00 Wita dan siaran ulang hari Minggu jam 09.00-10.00 Wita. Permasalahan kesehatan yang ingin dikonsultasikan bisa melalui telepon di telpon nomor (0548) 21212 dan 24445 etxn 152 atau melalui sms di 085250887088. (Hms6)

 Details...

Bontang Selatan Pertahankan Juara Umum, Wawali Tutup Pelaksanaan MTQ ke-VI Kota Bontang -
 

Wawali Sjahid Daroini saat menyerahkan piala bergilir kepada Kecamatan Bontang Selatan
yang kembali keluar sebagai juara umum pada pelaksanaan MTQ ke-V
I Tingkat Kota Bontang Sabtu malam (10/4).




BONTANG- Pelaksanaan Mushabaqah Tilawatil Quran (MTQ) t
ingkat Kota Sabtu (10/4) sekitar pukul 20.00 Wita berakhir. Setelah sepekan berlangsung akhirnya Kecamatan Bontang Selatan yang setiap tahun selalu mendominasi seluruh cabang yang dipertandingkan, kembali dinobatkan sebagai juara umum MTQ ke-VI 2010.

 

Koordinator dewan hakim H Imam Hambali mengungkapkan, kontingen Kecamatan Bontang Selatan keluar sebagai juara umum karena berhasil mengumpulkan 101 poin. Untuk juara ke 2 diraih Kecamatan Bontang Utara, peraih predikat juara umum pada tahun 2005 lalu ini memperoleh 84 poin. Sementara Bontang Barat hanya pemperoleh 27 poin.

Untuk  pemenang dalam perhelatan MTQ Tingkat Kota Bontang 2010 nantinya yang akan dikirim mewakili Bontang keajang MTQ tingkat provinsi Kaltim di Samarinda yang rencananya akan digelar pada bulan Mei 2010 mendatang. Sukses Bontang Selatan tidak terlepas dari kerja keras jajaran lembaga pengembangan tilawatil quran (LPTQ) tingkat kecamatan bersama para pelatih dengan pola pembinaan secara mandiri oleh para orang tua, dengan dukungan Camat Bontang Selatan Drs H Amiluddin.
 Details...

291 Anak Terima Bantuan GN-OTA -


WUJUD KEPEDULIAN. Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam bersama Ketua DPRD Bontang
Hj Neni Moerniaeni saat menghadiri penyerahan bantuan GN-OTA dari KPI kepada
anak kurang mampu di Kota Bontang.


BONTANG-  Sebanyak 291 anak kurang mampu memperoleh bantuan dari PT Kaltim Parna Industri (KPI) melalui program Yayasan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA) Cabang Kota Bontang. Penyerahan dilakukan di Taman Rekreasi Danau Permai  PC VI PKT Sabtu (1/5) lalu yang dihadiri langsung Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam dan Ketua Yayasan GN-OTA  Bontang Hj Neni Moerniaeni
 Details...

Usung Kesetaraan, Semua Petugas Upacara Perempuan, Peringatan Hari Ibu ke- 81 di Bontang -
HORMATI IBU- Ketua GOW dr Hj Neni Moerniaeni SpOG, Wali Kota Sofyan Hasdam dan Ketua Panitia PHI Dewi Djaka Budi Utama (kiri), bersiap-siap menyerahkan potongan tumpeng kepada salah seorang anggota pasukan kuning sebagai wujud penghormatan jasa-jasa ibu.

 BONTANG- Peringatan Hari Ibu (PHI)  ke 81, Selasa (22/12) kemarin, di Halaman Kantor Wali Kota Bontang, berlangsung khidmat dan lancar.  Berbeda dengan  Upacara PHI sebelumnya,  tahun ini, PHI murni diprakarsai kaum ibu. Inspektur upacara dan seluruh petugas upacara seluruhnya melibatkan kaum ibu.

Peringatan Hari Ibu, merupakan salah satu upaya untuk mengenang dan menghargai kaum perempuan yang telah berperan dalam Kongres Perempuan Indonesia I pada tanggal 22 Desember 1928 di Jogyakarta. Dimana, kaum perempuan juga ikur berjuang  mencapai Indonesia merdeka dan terus mempertahankannya, ucap dr Hj Neni Moerniaeni SpOG  Ketua Gabungan Organisasi Wanita yang juga Ketua DPRD  Bontang, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, membacakan sambutan Menteri Negara Pemberdayaan  Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari S.IP.

Selain membacakan sambutan Meneg PP dan PA, Neni Moerniaeni juga  menyampaikan beberapa hal. Antara lain, pencapaian dan kiprah kaum perempuan dalam pembangunan, khususnya di Kota Bontang.

Banyak hal yang telah kita capai, namun banyak juga yang masih harus diperbaiki. Contohnya saja, angka kematina ibu dan angka kematin anak yang masih cukup tinggi. Harusnya, kita bisa menekan AKI dan AKA hingga nol persen. Ini merupakan tantangan kita bersama khususnya kaum ibu, untuk menekan AKI dan AKA dengan cara  memberi pemahaman kepada ibu hamil, aga selalu menjaga kesehatan, ujar Neni Moerniaeni.

 Selain menyoroti AKI dan AKA, dokter spesialis kandungan itu juga menyampaikan keprihatinnya terhadap  dampak dari kemajuan global, dimana terjadi pergeseran nilai yang membuat sebagian remaja, berprilaku kurang terpuji.

 Details...

Jelang Natal dan Tahun Baru Pemkot Sidak Harga, Stok dan Harga Sembako Normal -

TELITI PRODUK. Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Bontang
Riza Pahlevi (kanan) bersama Kepala Kantor Satpol PP Sulardi saat
melalukan monitoring sidak harga menjelang Hari Raya Natal dan Tahun 2010
di salah satu swalayan kemarin.

 

BONTANG – Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2010, Pemkot Bontang melalui Bagian Ekonomi melaksanakan monitoring atau inspeksi mendadak (sidak). Sasaran kegiatan monitoring kali ini adalah pasar tradisional serta toko modern atau swalayan. Pasar tradisional yang dikunjungi seperti, Pasar Rawa Indah dan Pasar Loktuan, sedangkan toko modern atau swalayan yang dikunjungi adalah, Ramayana, Andhika Plaza, Bontang Plaza dan Koperasi PKT.

 

Tim monitoring terdiri dari Bagian Ekonomi Setda, Balai POM Provinsi Kaltim, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Bontang, Dinas Kesehatan Kota Bontang, Dinas Perikanan, Kelautan dan Pertanian (DPKP) Kota Bontang dan Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bontang.

“Tujuan monitoring ini adalah untuk memantau ketersediaan stok barang sekaligus memonitor kenaikan harga sembako menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2010. Selain itu, kegiatan ini juga untuk memantau barang – barang kadaluarsa yang masih dijual di pasar dan toko – toko modern atau swalayan,” jelas Kepala Bagian Ekonomi Setda Riza Pahlevi.

Dari hasil monitaring kali ini, Riza Pahlevi menjamin persediaan stok sembako di Bontang sampai bulan Januari dipastikan aman. Mengenai kenaikan harga, Riza Pahlevi mengatakan bahwa hanya sebagian kecil saja barang – barang kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga.

“Untuk harga sembako, hanya sebagian kecil saja yang mengalami kenaikan. Kenaikan harga itu pun tidak terlalu jauh, contohnya untuk beras kenaikan berkisar antara 5000 – 10000 rupiah dan gula berkisar 2000 – 3000 rupiah. Tapi, untuk barang – barang kebutuhan pokok yang lain tidak mengalami kenaikan. Jadi, bisa dikatakan secara umum harga sembako relatif stabil,” kata Riza Pahlevi.

Mengenai kenaikan harga beras, menurut Riza Pahlevi bisa jadi dikarenakan cuaca buruk yang belakangan ini kerap terjadi. Keadaaan tersebut mempengaruhi distribusi beras yang sebagian besar berasal dari pulau Jawa dan Makassar.

Dalam monitoring ini, tim monitoring juga mendapatkan barang temuan berupa parfum yang tidak terdaftar di Balai POM atau tidak memiliki ijin edar. Barang – barang temuan tersebut selanjutnya disita oleh tim monitoring untuk ditindaklanjuti.(Hms6)

 

 

 Details...

Internal Link
      
   
Statistik Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini40
mod_vvisit_counterKemarin170
mod_vvisit_counterMinggu ini931
mod_vvisit_counterBulan ini2018
mod_vvisit_counterSemua90343
 
 

Pemerintah Kota Bontang
http://www.bontangkota.go.id - All Right Reserved
Copyright © 2009, PDE (EVBANG)
Jl. Awang Long No. 1 Kota Bontang No. 1, Telp. (0548) 24445 Ext. 316, Bontang