DKIS Kota Bontang Gelar Bimtek e-Government

(Bontang, 29 November 2017). Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Bontang menggelar Bimbingan Teknis Elektronik Government (e-Gov).  Bimtek dilaksanakan di Pendopo Rumah Jabatan Walikota Jalan Awang Long No. 1 Kota Bontang, Rabu (29/17) pagi ini.

Bimbingan teknis dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan H.M.Syirajuddin , dan dihadiri narasumber Farid Subkhan dari Founder  & CEO Citiasia Inc. ,  para Perangkat Daerah atau yang mewakili, para undangan dan peserta Bimtek e-Gov.

Dalam sambutan Walikota yang dibacakan oleh H.M.Syirajuddin  Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kota Bontang menyampaikan,  Bimbingan Teknis e-Government merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam mengembangkan pemerintahan berbasis elektronik bagi aparatur pemerintah.

Lebih Lanjut Syirajuddin menuturkan Elektronik Government atau pemerintahan elektronik merupakan penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi masyarakat. Dalam pemeringkatan e-Government Indonesia (PeGI) terdapat lima dimensi dalam penilaian yaitu dimensi kebijakan, dimensi kelembagaan, dimensi infrastruktur, dimensi aplikasi dan dimensi perencanaan. Dari ke-5 dimensi tersebut Pemerintah Kota Bontang telah membangun dan mengembangkan setiap dimensi untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan demokratis.

Diakhir sambutannya H.M.Syirajuddin  berharap agar  Kota Bontang di Tahun mendatang masuk dalam nominasi 100 kota pintar yang akan menjadi role model implementasi program smart city.

“Semoga Kota Bontang di tahun – tahun yang akan datang masuk dalam 100 Kota pintar di Indonesia,” tuturnya di akhir sambutan.

Sementara itu dalam laporan panitia, Ririn Sari Dewi selaku Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Bontang menuturkan bahwa tujuan dari penyelenggaraan Bimtek e-Gov adalah untuk meningkatkan pemahaman SDM bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang

Dalam paparannya, Farid Subkhan menjelaskan bahwa etos kerja untuk membangun daerah harus tinggi. Dan jangan selalu berharap dari anggaran pemerintah pusat, tetapi kita harus dapat gunakan teknologi untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Jangan hanya berorientasi pada anggaran tetapi gunakan teknologi untuk meningkatkan inovasi untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegasnya .

PPID Kota Bontang