Rakor Bunda Paud se-Kaltim, Neni Moerniaeni Sampaikan “Jago Paud”

(Bontang, 15 Juli 2020). Rapat Koordinasi (Rakor) Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Provinsi Kalimantan Timur digelar secara virtual, Rabu (15/7/2020).

Rakor ini diikuti Bunda Paud Kabupaten/Kota se-Provinsi Kaltim. Salah satunya Bunda Paud Kota Bontang, dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG.

Selain itu, hadir Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, dan nara sumber dari Kementerian Pendidikan RI M. Ngasmawi.

Dalam Rakor ini, Neni Moerniaeni didaulat menyampaikan program unggulan dan inovasi yang menghantarkannya meraih Bunda Paud terbaik nasional 2019 pada ajang Apresiasi Bunda PAUD.

Dijelaskan Neni, Kota Bontang memiliki jargon “Paud Jago” yang terdiri dari tiga program unggulan dan lima inovasi.

Tiga program unggulan tersebut adalah Jago SAPA (Satuan Paud) yang meliputi pemenuhan target satu Paud di setiap Kelurahan, dan pemenuhan akreditasi Paud.

Kemudian Jago PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) yakni pemenuhan kualifikasi dan kompetensi PTK, dan Jago-An (Anak Usia Dini) meliputi peningkatan APK Paud dan BOP Paud.

Sedangkan lima inovasi diantaranya KEDUBES (Keliling Dunia Bersama Buda Paud), Apresiasi yang meliputi Germas Baku serta pembagian baju olah raga, Insentif guru Rp. 1 juta per/bulan, Jago Produta, dan Kemitraan.

Adapun hasil dari program unggulan dan inovasi, yakni 161 Paud di 15 Kelurahan, akreditasi Paud mencapai 94%, kualifikasi PTK mencapai 49% untuk Strata 1, APK Paud 2019 mencapai 90,39%, dan BOP Paud meningkat dari 5.333 menjadi 7.539 anak.

Lebih lanjut, Neni menjelaskan beberapa strategi dimilikinya. Pertama, komitmen Bunda Paud dalam mewujudkan Paud berkualitas.

Kedua, mengoptimalkan peran Tim Pokja. Ketiga, dukungan dan sinergitas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) dengan Bunda Paud beserta Tim Pokja.

Ketiga, pelibatan Bunda Paud Kecamatan dan Kelurahan di setiap kegiatan Paud.

Terakhir adalah membangun jaringan kemitraan dengan OPD, perusahaan, organisasi mitra, serta instansi vertikal.

Neni juga menyebut saat ini pihaknya gencar menggalakkan Getar Jago Paud (Gerakan Mendaftarkan Anak ke Paud Jago) di tengah Pandemi Covid-19. Hal ini dilakukan untuk menjaga eksistensi lembaga Paud melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Sementara itu, pimpinan Rakor Bunda Paud Provinsi Kaltim Noorbaiti Isran Noor, berharap Rakor ini dapat menghasilkan pencerahan baik melalui saran ataupun masukan.

Sehingga kedepannya anak-anak di Kaltim dapat bersaing dengan anak-anak seluruh Indonesia.

“Jadi harapan kami bahwa Paud kita ini bisa menghasilkan anak-anak yang berkualitas, mereka tidak hanya pintar secara akademis tetapi pintar spiritual dan emosional,” ucapnya.

Ia pun berharap seluruh Bunda Paud di Kaltim menjadi satu kesatuan dan satu kekuatan. Sebab, baginya, Bunda Paud Provinsi Kaltim tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan Paud Kabupaten/Kota guna menghasilkan Paud yang berkualitas.

“Kami butuh orang yang bisa menjadikan Paud-Paud yang ada di kabupaten/kota menjadi Paud yang berkualitas walaupun dalam masa Pandemi Covid-19,” imbuh Noorbaiti.

Tampak hadir mendampingi Wali Kota Bontnag, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, beserta Bunda Paud se-Kota Bontang. (kmf_ag)

PPID Kota Bontang