SAYA BANGGA HIDUP SEHAT. HIDUPKAN KEBIASAAN SEHAT DAN BERSIH? SIAPA TAKUT

(Bontang, 14 Juli 2020) Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Bontang kembali me-realese perkembangan terbarunya. Dipimpin oleh Bahaudin Kepala Dinas Kesehatan, dan didampingi oleh Koordinator Komunikasi Publik Jamila Suyuthi serta Jubir Gugus Percepatan Adi Permana di Posko PSC dan Media Center. Setelah beberapa waktu yang lalu Kota Taman telah dinyatakan zero corona untuk kedua kalinya, status tersebut kembali berubah bersamaan dengan diumumkannya pres realese oleh Tim Gugus Percepatan sore ini.

Kasus ini disebut sebagai Kasus17BTG. Merupakan seorang anak perempuan berusia 13 tahun, 17BTG dinyatakan reaktif saat mengikuti rapid test di salah satu panti asuhan di Kota Taman. Setelah melakukan isolasi mandiri, ia ditetapkan sebagai PDP  pada 16 Juli sat hasil SWAB nya dinyatakan positif.

Dalam kesempatan ini. Bahaudin menyerukan kepada masyarakat untuk tetap taat mengikuti protokol kesehatan walaupun sudah memasuki new normal. Ia juga menyoroti para pelaku usaha, masyarakat yang melakukan olahraga diruang publik hingga kebiasaan berkumpul anak-anak muda.

“virus ini tidak terlihat dengan mata, tapi bukan tidak mungkin bahwa virus ini sudah ada di badan kita. oleh karena itu para pelaku usaha, yang mau olahraga sialahkan tapi tolong protokol kesehatan dijalankan dengan baik” ucapnya.

“berdasarkan hasil analisa dan evaluasi kami. Adik-adik kita ini (yang suka nongkrong) pada umumnya tidak ada yang menjalankan protokol kesehatan. Dan adik-adik ini seakan tidak terjadi apa-apa. Padahal virus ini dekat dengan kita.” tambahnya

Bahaudin berpesan kepada masyarakat khususnya kaula muda untuk bangga mengikuti protokol kesehatan.

“okeh karena itu saya mengajak pada adik-adikku sekalian. Mari kita dengungkan, mari kita berkomitmen, setiap kumpul-kumpul ucapkan bahwa SAYA BANGGA PAKAI MASKER! SAYA BANGGA JAGA JARAK! SAYA BANGGA CUCI TANGAN! Itu saja yang kami minta.” Tukasnya. (kmf_rose)

PPID KOTA BONTANG