Pemerintah dan Baznas Kota Bontang Salurkan Bantuan Bagi 393 Guru Swasta

(Bontang, 9 Juli 2020). Pemerintah dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang menyalurkan bantuan paket sembako bagi 393 guru swasta se-Kota Bontang.

Bantuan dari dana zakat tersebut diserahkan langsung Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG, di Pendopo Rujab Wali Kota, Kamis (9/7/2020). Hadir pada kegiatan ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) beserta jajaran, Inspektur Daerah, Ketua Persatuan Guru Swasta (PGS), dan Kepala Baznas Kota Bontang.

Dalam sambutan singkatnya, Neni Moerniaeni menekankan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai Covid-19.

Neni juga meminta seluruh guru untuk melakukan inovasi dalam metode pembelajaran, mengingat saat ini proses belajar masih dilakukan secara daring.

Metode pembelajaran, diterangkannya, harus dapat menyenangkan para murid, orang tua, dan guru. Sebab, hal itu dinilai penting untuk membangun karakter anak.

“Jadi ketika kita mendapatkan ujian (Covid-19) ini, bahwa bapak dan ibu guru harus tetap punya inovasi-inovasi yang bisa membangun (karakter) anak-anak kita,” ujar Neni.

Diketahui bersama, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 telah nihil di Kota Bontang. Kondisi ini diharapkan bertahan hingga 28 hari ke depan sehingga status Kejadian Luar Biasa (KLB) dapat dicabut. Begitu pun dengan proses belajar dan mengajar dapat dilakukan kembali dengan tatap muka di sekolah.

Untuk itu, Neni meminta kepada Disdikbud bersama OPD terkait lainnya untuk merumuskan sistem pembelajaran di sekolah sesuai dengan protokol kesehatan sebagai upaya antisipasi agar gelombang ke dua Covid-19 tidak terjadi di Kota Taman.

“Karena virus itu tidak bisa dilihat oleh mata, ya kita sekarang hidupnya sama Covid-19. Harus hati-hati, tidak boleh ada kluster baru, kita tidak boleh lengah,” imbuhnya.

“Sekali terima kasih pengabdiannya sebagai guru swasta, tetap Istiqomah karena guru itu digugu dan ditiru. Oleh karena itu, karena guru itu teladan, (maka) jadilah teladan yang bisa membangun karakter anak-anak,” pungkas Neni.

Di kesempatan yang sama, apresiasi datang dari Ketua PGS Kota Bontang, Baidlowi. Menurutnya, kebijakan ini merupakan wujud perhatian Pemkot Bontang kepada guru swasta yang terdampak Covid-19.

“Di kesempatan ini, kami (mengucap) terima kasih atas nama PGS Kota Bontang atas kebijakan beliau (Wali Kota Bontang). Karena kalau beliau tidak tahu dampaknya Covid-19, mungkin kita tidak akan dapat bantuan,” kata Baidlowi.

Lebih jauh, ia pun berharap bantuan ini dapat terus berlanjut ke depannya. “Mudah-mudahan ini menjadi berkah dan menjadi manfaat,” ucapnya.

Sementara itu, di tempat terpisah Pemkot Bontang kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap III untuk warga terdampak Covid-19.

Dijadwalkan, serah terima bantuan tersebut dilakukan simbolis oleh Wali Kota Bontang di Kelurahan Belimbing, Kelurahan Gunung Telihan, dan Kelurahan Kanaan, Kamis (9/7/2020). (kmf_ag)

PPID Kota Bontang