Imbauan Bunda Neni kepada masyarakat Bontang

Bontang, 6 April 2020 – Pasca diumumkannya kesembuhan Pasien 01 Covid Bontang, Sabtu (4/4) siang di Public Safety Center (PSC), terjadi lonjakan jumlah warga yang turun ke jalan. Mereka memadati sudut-sudut kota seakan pandemi telah usai. Hal ini kemudian mengundang keprihatinan berbagai pihak, terkhusus Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.O.G. Berikut ini imbauan Neni kepada warganya.

Untuk semua warga dan masyarakat kota Bontang yang bunda cintai.

Bunda ingatkan saat ini kita semua semua masih dalam kondisi pandemi. Kita bekerja di rumah, belajar di rumah, berdoa dan beribadah di rumah. Selain itu risiko penyebaran covid 19 di Bontang masih tergolong tinggi. Oleh karenanya Bunda ingatkan:

1. Untuk tinggal dirumah. Social dan physical distancing.

2. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

3. Jangan pegang bibir ,mulut, hidung,mata sebelum mencuci tangan.

4. Menggunakan masker.

5. Karena saat ini menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, ingatkan pada keluarga untuk tidak mudik. Karena bisa jadi yang menjadi sumber penularan adalah keluarga kita, atau yang baru datang ke Bontang.

6. Kita semua berdoa memohon kepada Allah Swt agar wabah Covid-19 dapat berhenti.

7. Kalau kita mencintai dan sayang kepada diri kita, keluarga, sahabat, dan orang orang yang kita cintai, tolong sampaikan dan laksanakan imbauan Bunda.

Sejalan dengan itu, Adi Permana, Jubir Gugus Percepatan Covid-19 Bontang menjelaskan bahwa mobilitas warga dari luar Bontang masih tinggi. Penambahan jumlah ODP terjadi setiap hari. Artinya risiko penularan COVID-19 di Bontang masih tinggi.

Ditegaskan Adi, hampir semua negara dan wilayah di Indonesia terjangkit COVID-19, bahkan terindikasi adanya transmisi lokal. Kasus baru bukan saja berasal dari imported case COVID-19 tapi sudah terjadi penularan antar warga di dalam wilayah.

Dia mencontohkan, ada seseorang pulang dari daerah terdampak COVID-19. Dia sudah membawa virus dalam dirinya namun belum menunjukkan gejala. Lalu, bersangkutan beraktivtas normal, tidak isolasi mandiri, tidak menjaga jarak. Jika akhirnya orang tersebut terkonfirm positif dan menularkan kepada keluarga atau teman, ini dinamakan terjadi transmisi lokal.

Dia pun mengajak warga untuk disiplin terhadap imbauan. Kerja sama dan kesadaran bersama adalah kunci agar Bontang bisa melewati pandemi ini sehingga nanti bisa beraktivitas normal kembali. Hindari pergi keluar rumah atau tempat umum kecuali terpaksa. Dan gunakana selalu masker jika harus keluar rumah. (KMF_AF)

✍ Arief/Kominfo