Penyemprotan Disinfektan Antisipasi COVID-19

(Bontang, 19 Maret 2020). Berbagai upaya dalam mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) gencar dilakukan Pemerintah Kota Bontang.

Setelah menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Bontang Nomor: 188.65/472/DINKES/2020 tertanggal 16 Maret 2020 lalu, upaya berikutnya datang dari inisiatif Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG, yakni melakukan desinfeksi atau penyemprotan disinfektan.

Tepat Kamis (29/3/2020) siang, Neni Moerniaeni memimpin proses sterilisasi area publik dari Covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap untuk 600 kelas seluruh sekolah dari tingkat SD hingga SLTA, serta rumah ibadah. Ada empat mist blower dan sprayer disiapkan pada penyemprotan kali ini.

Penyemprotan tahap awal tersebut dilakukan di wilayah Bontang Utara. Mulai dari Masjid Al Firdaus berlanjut ke Kantor Pelayanan Disdukcapil, kemudian SDN 01 Bontang Utara. Selain itu, penyemprotan juga dilakukan di Mesjid Tua Al Wahab, SMAN 1, MAN, dan SLB Negeri Bontang.

“Ada 600 kelas sekolah mulai dari SD sampai SMA, Insyaallah bertahap setelah itu masjid dan mushola,” kata Neni disela kegiatan.

Neni menjelaskan, penyemprotan disinfektan ini bersifat stimulan dan anggarannya pun berasal dari dana pribadi miliknya, mengingat untuk menggunakan dana APBD perlu beberapa mekanisme yang harus dilalui.

Ke depannya, Neni berharap kepada pihak sekolah, instansi, dan pengelola rumah ibadah agar melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri guna melindungi lingkungannya dari Covid-19.

Tampak hadir, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sekretaris Dinas Kesehatan beserta jajaran, dan OPD terkait. (kmf_ag)

PPID Kota Bontang

📷 Rusdien/Kominfo
✍ Andrew/Kominfo