Evaluasi Masterplan Smart City Kota Bontang

(Bontang, 11 Maret 2020). Program Gerakan Menuju 100 Smart City yang dimulai sejak 2017 silam memasuki tahap evaluasi. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI melakukan tinjauan lapangan evaluasi (field evaluation) implementasi program smart city di Kota Bontang usai menjadi bagian kabupaten/kota “pintar” di 2019 lalu.

Diinformasikan, tinjauan lapangan pelaksanaan smart city ini merupakan pendahuluan evaluasi smart city yang nantinya dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun, yakni Juni dan November.

Kegiatan ini dibuka Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Ir. Abdul Rifai, MT, di Ruang Rapat Utama Lantai II Kantor Wali Kota Bontang, Rabu (11/3/2020). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari hingga Kamis (12/3/2020).

Pada hari pertama, kegiatan ini berisi pemaparan materi program evaluasi oleh perwakilan Kemkominfo RI Iwan Setiawan, dan materi manajemen risiko yang dipaparkan pembimbing smart city Fitrah Rachmat Kautsar.

Sedangkan hari kedua, dilakukan observasi lapangan guna melakukan pemeriksaan kembali (cross chek) terhadap program yang di masterplan smart city. Dilanjutkan wawancara untuk menggali dimensi impact.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Bontang yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan meluruskan pemahaman smart city yang sejauh ini disalahartikan sebagian pihak. Ia menekankan smart city tidak sekedar belanja teknologi semata, namun tujuan utama smart city adalah meningkatkan pelayanan masyarakat dengan cara yang inovatif.

Guna mewujudkan kota pintar mulai dari dimensi smart government, smart environment, smart economy, smart branding, smart living , dan smart society yang disesuaikan dengan kebutuhan Kota Bontang. Sesuai dokumen Masterplan Smart City yang menjadi pedoman Kota Bontang kurun lima tahun ke depan.

“Maka dengan adanya Masterplan Smart City maka proses pembangunan Kota Taman dapat berjalan selaras dengan visi dan misi Pemkot Bontang dengan mengutamakan kepuasan masyarakat,” baca Abdul Rifai. (kmf_ag)

PPID Kota Bontang

📷 Citra/Kominfo
✍ Andrew/Kominfo