Kurangi Risiko Kerugian, Pemerintah Kembali Gelar Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa

Bimbingan Teknis Pengendalian Kontrak dan Mitigasi Risiko Pengadaan Barang atau Jasa dilingkungan Pemerintah Kota Bontang digelar hari ini pada Senin 2 Maret 2020. Bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, acara ini diselenggarakan oleh UKPBJ Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah.

Dalam Bimtek kali ini menghadirkan dua narasumber sebagai pembicara dan pemberi materi, dalam pembahasan pengendalian kontrak dan mitigasi risiko disampaikan oleh Muhammad Nur Yahya dari Ikatan Ahli Pengadaan Jasa. Sedangkan materi terkait mitigasi risiko dan aspek hukum dibawakan oleh Hendri Sipayung dari Kejaksaan Negeri Bontang.

Diadakannya Bimtek ini diharapkan dapat memberikan pemahaman pada peserta  tentang prinsip dan manajemen pelaksanaan pengendalian kontrak dan mitigasi risiko pengadaan barang dan jasa khususnya dilingkungan pemerintahan. Juga memberikan panduan teknis dasar pengendalian kontrak dan mitigasi risiko. Karena dengan deiring dengan peraturan yang selalu diperbarui maka juga dirasa perlu untuk meng update dalam pelaksanaannya, guna menghindari potensi kerugian negara yang dapat berujung pada permasalahan hukum.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang mengapresiasi terselenggaranya Bimtek Pengendalian Kontrak dan Mitigasi Risiko Pengadaan Barang/Jasa dilingkungan pemerintah, menurutnya hal ini juga menjadi fokus perhatian pemerintah. Selaras dengan amanah Presiden RI diberbagai kesempatan, agar pemerintah melakukan pembenahan kepada pengelolaan pengadaan barang/jasa dan meningkatkan akuntabilitasnya.

Presiden telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018 sebagai pedoman barang/jasa pada pemerintah. Peraturan tersebut dimaksudkan agar proses pengadaan barang/jasa semakin kompetitif, transparan dan akuntabel. Selama ini Pemerintah Kota Taman sudah cukup sering melalukan Bimtek terkait pengadaan barang/jasa. Namun hal ini dirasa kurang saat mengetahui banyak kendala yang dihadapi ketika pelaksanaan.

“Berbagai macam persoalan pengadaan barang dan jasa sebagian besar bermula dari proses pengendalian kontrak yang bermasalah. Sehubungan dengan hal tersebut bagian pengadaan barang dan jasa Sekretariat Daerah Kota Bontang mengadakan Bimtek ini dengan menghadirkan 2 pakar pengadaan barang dan jasa.” Ucap Aji Erlynawati saat membacakan sambutan Wali Kota.

Diharapkan dengan dihadirkannya 2 narasumber tersebut peserta dapat menggali lebih dalam dan memahami lebih jauh tentang pengadaan barang dan jasa dalam pemerintahan. (Kmf_fr)

📷 Arief/Kominfo
✍ Rose/Kominfo