Sosialisasi Tata Kelola Keamanan Informasi dan Pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT)

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemerintah Kota Bontang menghelat Sosialisasi Tata Kelola Keamanan Informasi dan Pembentukan CSIRT. Kegiatan yang dihelat di Pendopo Rujab Wali Kota, Jalan Awang Long, Bontang Utara Rabu pagi (26/3) tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Bontang.

“Security merupakan isu krusial dan masuk dalam agenda Smart City Bontang. Tak hanya soal security food dan people, tapi juga soal pemanfaatan teknologi,” ungkapnya saat membuka kegiatan tersebut.

Pada kesempatan tersebut Neni Moerniaeni juga mengapresiasi terobosan-terobosan Diskominfo Bontang. Secara spesifik menyebut Drs. Dasuki, melalui Diskominfo telah membawa percepatan Bontang menuju Smart City.

Selain dihadiri oleh Pejabat Kemenkominfo RI, hadir pula Pejabat Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kepala Dinas Kominfo, serta perwakilah SKPD.

Computer Security Incident Response Team (CSIRT) sendiri merupakan perpanjangan tangan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di daerah. Sebelumnya, di tingkat nasional, Indonesia telah lebih dulu membentuk gov-CSIRT

Dikutip dari laman bssn.go.id, menurut Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan BSSN, Marsekal Muda TNI Asep Chaerudin, M.A.S.S, tujuan dibentuknya Gov-CSIRT adalah untuk membangun, mengoordinasikan, mengolaborasikan dan mengoperasionalkan sistem mitigasi, manajemen krisis, penanggulangan dan pemulihan terhadap insiden keamanan siber pada sektor pemerintah, membangun kerja sama dalam rangka penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber pada sektor pemerintah, membangun kapasitas sumber daya penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber pada sektor pemerintah, mendorong pembentukan CSIRT pada sektor pemerintah.

Khususnya di Bontang, Dasuki mengharapkan kandidat yang mewakili OPD dapat mendukung keandalan aplikasi pemerintah, terlebih di lingkup Pemkot Bontang. CSIRT nantinya juga akan menerima laporan OPD yang mengalami insiden siber, untuk kemudian ditindaklanjuti Diskominfo.

Pembentukan tim ini sendiri merupakan prestasi. Pasalnya di Kalimantan Timur, Bontang adalah yang pertama memiliki. Selepas sosialisasi selama dua hari, peserta akan dibekali pendidikan dan pelatihan di Inixindo Yogyakarta. (KMF_AF)

📷 Arief/Kominfo
✍ Arief/Kominfo