Harapan Wali Kota Bontang pada Agent Of Change dan Industri Di Kota Bontang

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menghadiri Sidang Senat Terbuka Sekolah Tinggi Teknologi Industri Bontang pada 15 Februari 2020 pagi ini. Acara ini digelar dalam rangka wisuda sarjana semester ganjil tahun angkatan 2019-2020 yang bertempat di Hotel Grand Equator. Sejalan dengan banyaknya industri yang ada di Kota Bontang, para wisudawan tentunya diharapakan mampu bersaing dan juga banyak berpatisipasi didalamnya.

Dalam sambutannya, Bunda Neni cukup banyak mambahas aspek seputar industri yang ada di Kota Taman. Salah satunya adalah upaya pemerintah kota untuk membangun industri hilir. Dimana industri ini nantinya diharapkan dapat membuat Bontang tidak selalu bergantung pada industri minyak bumi dan batu bara.

“insyaallah bulan 4 sudah commissioning pabrik minyak goreng di Kota Bontang yang juga insyaallah akan memproduksi B30.”

Ia menyampaikan pemerintah kota harus memastikan Kota Bontang tidak akan menjadi kota mati, dan juga berharap dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini para sarjana ini nantinya bisa mengambil bagian dalam geliat industri dan pembangunan di Bontang. Melalui Perda juga pemerintah mengatur penerimaan jumlah tenaga kerja perusahaan industri yang ada haruslah menyerap 70% putra putri Bontang.

Lebih lanjut, keniscayaan teknologi yang terus berkembang juga mendorong sumber daya manusia harus menguasainya. Maka dari itu Wali Kota Bontang mengharapakan para wisudawan dapat menjadi agent of change yang berkualitas. Kedepanpun pemerintah kota akan berrkomitmen untuk membangun kualitas sumber daya manusia agar bisa seirama dengan kearifan industri di Kota Bontang. (kmf_fr)