Silaturahmi Kunjungan Kapolda Kaltim Bersama Tokoh Masyarakat dan Forkopimda

Rabu 12 Februari 2020 Pemerintah Kota Bontang menyambut kedatangan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur Irjen. Pol. Drs. Muktiono, S.H.,M.H. acara ini tertuang dalam agenda silaturahmi bersama Kapolda Kalimantan Timur dengan Forkopimda serta tokoh masyarakat Kota Bontang, yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Setelah sebelumnya Bunda Neni (re: sapaan akrab Walikota Bontang) menyambut Kapolda di Bandara PT. Badak LNG, acara silaturahmi pada rabu malam tadi juga menjadi agenda untuk menyampaikan sambutan seremonial secara langsung. Tidak lupa, Walikota Bontang juga menjabarkan prestasi yang selama ini sudah dirraih oleh Pemeintahan Kota Taman. “Beli semangka makan cempeda, makan bersama dalam hajatan. Selamat datang Bapak Kapolda, semoga terkesan di Kota Bontang.” Pantun bunda dalam sambutan pembukanya. Selanjutnya, Walikota Bontang juga memaparkan beberap pencapaian Kota Taman. “Tepat 23 Maret nanti genap 4 tahun masa kepemimpinan kami. Dengan 147 penghargaan, 47 inovasi dan Kota Bontang dinobatkan kota ke 3 terinovasi di Indonesia.” Lebih lanjut, ia juga menyampaikan pesan Kapolda terdahulu agar bisa berpartisipasi dalam pembangunan Sekolah Polisi. “Sesuai amanah Kapolda terdahulu, Bontang diminta untuk berpartisipasi dalam pembangunan Sekolah Polisi Negara di Kutai Kartanegara. Alhamdulillah Pemerintah Kota Bontang tahun ini sudah menganggarkan kalau saya tidak salah16 miliar. Tetapi kami minta kuota putra Bontang diberi kemudahan untuk bisa menjadi polisi yang nantinya tentu akan bisa memberikan kebanggaan bagi kita semua.” Dalam kesempatan yang juga, Irjen. Pol Muktiono mengapresiasi semua pencapaian yang telah diraih oleh Kota Bontang. “Saya meliat tampilan video profil dilayar tadi, luar biasa”. “Ini tanggung jawab kita semua. Kita jaga Bontag ini agar tetap kondusif supaya pembangunan yang sudah bagus ini bisa tetap terus terjaga”. Masih dalam sambutannya, Kapolda Kaltim memberi pesan kepada seluruh lapisan dan elemen masyarakat agar bisa lebih mawas di era informasi Ini. Terlebih dalam menghadapai fenomena berita manipulasi yang sangat mudah tersebar. Sehingga diharapkan masyarakat Bontang bisa terbebas dari serangan berita yang bersifat hoax tersebut. (kmf_fr)