Dana Kelurahan Diharapkan Jadi Angin Segar Untuk Karang Taruna Dan LPM Gunung Telihan

Neni Moerniaeni Walikota Bontang Sabtu 8 Februari 2020 malam tadi, resmi melantik Karang Taruna dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Gunung Telihan. Bertempat di Kantor Kelurahan Gunung Telihan, acara ini juga turut mengundang perwakilan dari Dinas Sosial Kota Bontang. Kedepannya diharapkan Karang Taruna Dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Gunung Telihan dapat mengaktualisasi diri dari berbagai macam aspek untuk kemajuan bersama.

Karang Taruna dan LPM harus bisa lebih menggeliat dan aktif dengan program-program yang kedepannya akan dijalankan, karena selama ini dua komponen tersebut dianggap pasif dannyaris tidak nampak eksistensinya. Ini juga tidak terlepas dari usaha untuk bisa mengucurkan dana nantinya pada karang taruna dan LPM itu sendiri. Dalam sambutannya, walikota kota taman ini menyampaikan upayanya untuk mendapatkan dana alokasi kelurahan. Dikarenakan undang-undang yang ada selama ini hanya mengatur tentang dana desa, sedangkan alokasi kelurahan yang ada di kota belum terakomodasi.

“Selama ini undang undang itu hanya dana alokasi desa, sementara kota itu tidak ada desa. Kota itu adanya kelurahan. Jadi kelurahan kalau di kota, desa kalau di kabupaten.” Ucapnya.

Dengan dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi kelurahan saat ini yang sudah didapat maka kedepannya ia berharap program-program yang dibuat bisa diimplemantasikan.

“Karena kalau melakukan kegiatan tidak ada dana juga repot. Gerakan lingkungan, gerakan kesehatan, pendidikan dan gerakan sosial lainnya itu butuh dana.” (FR)