Bersama Kementerian Pertahanan RI, Pemkot Bontang Gelar Pelatihan Kader Bela Negara Bagi Organisasi Kemasyarakatan

(Bontang, 9 Desember 2019). Pemerintah Kota Bontang bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Kader Bela Negara Bagi Organisasi Kemasyarakatan, Senin (9/12/2019) pagi.

Kegiatan yang gagas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik tersebut dilaksanakan hingga Rabu (11/12/2019) mendatang dengan jumlah peserta sebanyak 76 orang dari perwakilan masing-masing seluruh Ormas di Kota Bontang.

Pelatihan bela negara ini bertujuan mengajak seluruh Organisasi Kemasyarakatan agar senantiasa menjaga Kesatuan dan Persatuan, Keamanan serta Kondusivitas di Kota Bontang sebagai bagian dari Aktualisasi Bela Negara.

Pelatihan tersebut dibuka melalui upacara yang dipimpin Asisten Administrasi Pemerintahan Drs. H.M. Bahri, M.Ap, di gedung serba guna Hotel Akbar, Jln. Imam Bonjol, Bontang Selatan. Tampak hadir pada pembukaan, Wakil Ketua DPRD Kota Bontang Agus Haris, SH, Staf Ahli, Kepala Kesbangpol Sony Suwito, SH, M.Si, dan beberapa perwakilan OPD.

Hadir pula, Kol. Arh. Luhkito Hadi Iswanto, ST, M.Si. Han (Analis Madya Bid. Lingdik Dit Bela Negara, Ditjen Pothan Kemhan), Kol. Inf. Gema Repelita (Plt. Kakanwil Kemhan Prov. Kaltim), Mayor Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo, SE (Danden Arhanud 002/ABC), Lettu Laut Dabuke (Danpos AL Btg), perwakilan Dandim 0908 dan Kapolres, perwakilan Kemenag, dan pimpinan Ormas.

Dalam arahan Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og, yang dibacakan Asisten Drs. H.M. Bahri, M.Ap, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini. Sebagaimana dalam UU No. 23/2019 tentang pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara.

Bahwa bela negara merupakan hak dan kewajiban bagi setiap warga negara yang diselenggarakan melalui usaha pertahanan negara untuk menegakkan kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah NKRI, dan keselamatan segenap bangsa.

Bela negara, lanjutnya, dilaksanakan atas dasar kesadaran warga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri, ditumbuh kembangkan melalui usaha bela negara yang bertujuan untuk memelihara jiwa nasionalisme warga negara dalam upaya pemenuhan hak dan kewajiban terhadap negara yang diwujudkan dengan pembinaan kesadaran bela negara demi tercapainya tujuan dan kepentingan nasional.

Adapun usaha bela negara diselenggarakan melalui kegiatan pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran secara wajib, pengabdian sebagai prajurit TNI secara suka rela atau secara wajib, dan pengabdian sesuai dengan profesi usaha bela negara.

“Kita pantas berbangga, setelah lama merancang pelatihan bela negara, pada pagi ini kita dapat menyelenggarakan salah satu usaha pendidikan kewarganegaraan melalui pembinaan kesadaran bela negara. Untuk hal tersebut, saya ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kementerian Pertahanan RI, yang telah memberikan ijin penyelenggaraan pelatihan bela negara secara mandiri dalam upaya menanamkan nilai dasar bela negara kepada seluruh organisasi kemasyarakatan di Kota Bontang,” ujar H.M Bahri.

Pada momentum ini, ia mengajak seluruh masyarakat Bontang untuk melakukan aksi nyata dalam pembelaan negara dalam kehidupan sehari-hari. Pada prinsipnya, kesadaran bela negara dapat diaktualisasikan dalam peran dan profesi setiap warga negara yang dilandasi oleh rasa cintanya kepada bangsa dan negaranya.

Oleh karenanya, ia pun berharap agar peserta pelatihan bela negara ini dapat menyebarkan nilai-nilai bela negara kepada lingkungannya masing-masing. Sehingga bela negara sebagai bentuk tanggung jawab semua dalam mempertahankan negara dan menjaga kelangsungan hidup NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Selain itu, juga mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, keamanan dan kondusivitas di Kota Bontang sebagai aktualisasi bela negara. Menurutnya, menjaga persatuan dan kesatuan serta keamanan di Kota Taman sangat diperlukan karena struktur sosial masyarakat yang beragam, baik agama dan keyakinan, suku bangsa, etnis, budaya, sistem sosial dan ekonomi.

“Saya ucapkan selamat mengikuti pelatihan bela negara, mari kita tingkatkan rasa cinta kepada tanah air Indonesia. Dengan mengucap Basmalah, pelatihan bela negara tahun 2019 dengan ini secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutup H.M. Bahri.

Sementara itu, guna meningkatkan wawasan kebangsaan peserta pelatihan bela negara. Kegiatan ini diisi pemateri Kol. Arh. Luhkito Hadi Iswanto, ST, M.Si. Han (Analis Madya Bid. Lingdik Dit Bela Negara, Ditjen Pothan Kemhan), dan Kol. Inf. Gema Repelita (Plt. Kakanwil Kemhan Prov. Kaltim). (AG)

PPID Kota Bontang