Penguatan Kegiatan Prioritas GERMAS Kota Bontang

(Bontang, 6 Desember 2019). Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Kesehatan mendorong terciptanya Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) di segala lini, baik dilingkungan Dinkes, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Bontang, maupun di lingkungan masyarakat. Hal itu menjadi fokus dalam koordinasi penguatan Kegiatan Prioritas GERMAS, Kamis (5/12/2019).

Pasalnya, kesehatan merupakan dasar untuk membangun sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif. Kesehatan juga menjadi indikator tingkat kesejahteraan masyarakat. Tinggi rendahnya derajat kesehatan menjadi cermin kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri narasumber dari Kabid Kesmas Dinkes Bontang Jamila Suyuthi, S.KM, Subdit Kesehatan Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah III Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Aris Munandar, SE, MM, dengan dipandu moderator Ketua Forum Kota Sehat (Forkohat) Bontang Hamzah, SE.

Dalam materi GERMAS Kota Bontang yang di paparkan Jamila Suyuthi, S.KM. dijelaskan bahwa prinsip pelaksanaan GERMAS terdiri dari keterpaduan, efektif, efisien, dan akuntabel.

Penguatan GERMAS 2020-2024 menyasar pada empat poin utama. Pertama, pembudayaan GERMAS lingkungan internal institusi pemerintah sebagai komponen dalam reformasi birokrasi. Kedua, pelibatan aktif sektor non pemerintah mulai dari dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, dan institusi pendidikan hingga perguruan tinggi.

Selanjutnya, kampanye, sosialisasi, komunikasi interpersonal, dan desiminasi informasi untuk mendorong perubahan perilaku pengembangan pesan dan materi KIE GERMAS, pemanfaatan sosial media, dan kapasitas kader/petugas dimasyarakat.

Keempat adalah penguatan pelaksanaan GERMAS di daerah yang meliputi advokasi, sosialisasi yang lebih masif, forum lintas OPD, internalisasi GERMAS dalam dokumen perencanaan dan penganggaran, pendampingan, petunjuk teknis di masing-masing sektor, dan Monev dengan mekanisme umpan balik.

Sementara itu, narasumber lainnya yakni Subdit Kesehatan Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah III Ditjen Bina Pembangunan Daerah Aris Munandar, SE, MM, menjelaskan peran pemerintah daerah (Pemda) dalam pelaksanaan GERMAS.

Diantaranya enam peran bupati/wali kota dalam GERMAS. Pertama, menyediakan dan mengembangkan sarana aktivitas fisik, ruang terbuka hijau publik, kawasan bebas kendaraan bermotor, jalur sepeda, dan jalur pejalan kaki yang representatif dan aman.

Kedua, melaksanakan kegiatan pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam sayur dan buah. Kemudian Ketiga adalah melaksanakan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Keempat, melaksanakan kegiatan GERMAS yang didasarkan pada kebijakan daerah. Kelima, menetapkan kebijakan pemerintah daerah dalam bentuk peraturan bupati/wali kota tentang GERMAS. Serta kelima yaitu melaporkan pelaksanaan GERMAS kepada gubernur.

Adapun langkah tindak lanjut Pemda terkait GERMAS adalah Pemda provinsi dan kabupaten/kota untuk meningkatkan penyusunan kebijakan daerah pendukung GERMAS, Pemprov sebagai wakil pemerintah pusat didaerah perlu meningkatkan kegiatan advokasi, koordinasi, pemantauan, dan evaluasi kepada kabupaten/kota terkait pelaksanaan GERMAS.

Pemda diharapkan secara mandiri melaksanakan kegiatan GERMAS, Pemda mendukung prioritas nasional dan mengintegrasikan program GERMAS melalui kegiatan lintas program dan lintas perangkat daerah dalam dokren (RPJMD/RKPD) dan APBD. Pemda melakukan inisiasi pelaksanaan GERMAS ditengah-tengah masyarakat dan sesuai petunjuk teknis. (AG)

PPID Kota Bontang