Tingkatkan Kualitas Pendidikan Era Digital, Pemkot Bontang Bagikan AnyBoard Ke Seluruh SMPN

(Bontang, 21 November 2019). Guru Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) di Bontang kini dapat membuat bahan ajar yang kreatif berbasis digital.

Pasalnya, Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berbenah mendigitalisasi fasilitas belajar dan mengajar diruang kelas dengan menggunakan perangkat AnyBoard.

Penyerahan perangkat digital yang digunakan pertama kali dan satu-satunya di Provinsi Kaltim ini dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og, kepada sembilan SMPN, di Pendopo Rujab wali kota, Jl. Awang Long, Kamis (21/11/2019).

Sembilan SMPN mendapat pembagian tersebut yakni SMPN 1 hingga SMPN 9 Bontang. Selain AnyBoard, kesembilan sekolah tersebut juga mendapatkan 9 paket komputer dengan 1 paket berjumlah 27 komputer yang digunakan untuk ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

AnyBoard adalah salah satu pengembangan dari papan pintar atau smart board yang khusus dikembangkan untuk kebutuhan pendidikan karena dilengkapi dengan konten dan aplikasi yang mendukung pembelajaran di kelas.

Sementara, dalam sambutannya, Wali Kota Neni mengapresiasi penggunaan perangkat digital tersebut. Menurutnya, perangkat tersebut dapat menunjang proses pendidikan dan pembelajaran dalam menghadapi tantangan era 4.0.

Ia pun berharap kepada para guru agar senantiasa meningkatkan kompetensi di bidangnya masing-masing. “Jadi AnyBoard ini, Insyaallah disesuaikan dengan kontennya, dengan kurikulum 2013 (K-13),” kata Neni.

Lebih lanjut, Wali Kota Neni menjelaskan bahwa saat ini Pemkot Bontang telah menyediakan sembilan dari tiga puluh unit AnyBoard yang direncanakan sebelumnya. Sehingga atas inovasi itu, ia optimis Kota Bontang akan menjadi percontohan di sektor pendidikan bagi kabupaten/kota lainnya.

“Bunda titipkan anak-anak kita semua, karena madrasah pertama bagi anak kita adalah orang tua dan madrasah kedua anak kita adalah sekolah. Sekolah inilah bagaimana hitam/putihnya anak-anak kita ke depan, sangat ditentukan dari proses pembelajaran yang ada disekolah masing-masing,” ujarnya.

Ditemui usai acara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Akhmad Suharto, M.Si, mengatakan kegiatan ini merupakan penyerahan bantuan kepada seluruh SMPN di Kota Bontang berupa komputer dan AnyBoard.

Dijelaskannya, penyerahan bantuan ini dilakukan secara bertahap yakni sembilan unit di 2019, dan 30 unit direalisasikan di 2020 mendatang. Nantinya, setiap SMPN memiliki satu unit AnyBoard. “Ini (AnyBoard) kan ada sembilan dulu kita lihat. Kalau memang bagus, tanggapannya bagus, prosesnya bagus kenapa tidak kita bisa mengadakan (AnyBoard) lagi,” imbuhnya.

Kepada PPID, mantan Kepala Dinas Perhubungan menambahkan bahwa AnyBoard memiliki keunggulan tersendiri dibanding papan tulis konvensional dalam memudahkan proses belajar dan mengajar. Sebab perangkat digital yang tampak mirip dengan smartphone versi raksasa ini telah memiliki berbagai konten mata pelajaran yang sesuai dengan K-13 dan dapat terhubung dengan internet.

Penggunaan AnyBoard tersebut, diterangkannya, dapat diterapkan pada seluruh tingkatan sekolah baik TK, SD, SMP, hingga SMA. Namun, karena kewenangan Pemkot Bontang hanya sampai di tingkat SMP. Maka untuk awalnya, Anyboard akan digunakan di tingkat SMP. (AG)

PPID Kota Bontang