Pemkot Bontang Launching Night Library

(Bontang, 25 Oktober 2019). Indonesia tengah bersiap menyambut puncak bonus demografi di 2045. Karenanya generasi millennial menjadi perhatian penting. Setidaknya, itu yang disampaikan Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og, saat meresmikan program teranyar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kamis (24/10/2019) malam, di halaman perpustakaan daerah, Jalan H.M Ardan, Bontang Selatan.

“Kita akan sulit menghadapi bonus demografi kalau millennials tidak disiapkan,” ungkapnya.

Mengusung tema “Millennials, let’s go to library,” perpustakaan daerah kini membuka layanan Night Library. Sebuah upaya untuk meningkatkan angka kunjungan, terlebih dari generasi muda.

Wali Kota Neni mengaku senang dengan inovasi ini. Menurutnya, dengan menambah durasi layanan, akan membantu anak-anak Bontang untuk giat membaca.

“Kalau perpustakaan tidak menarik, tidak akan dikunjungi,” tegas istri Sofyan Hasdam itu.

Sebagaimana diketahui, kunjungan ke perpustakaan menjadi poin penilaian pemerintah provinsi. Sebelumnya berkat kunjungan ke perpustakaan ini, Kota Bontang meraih panji-panji keberhasilan dari Provinsi Kaltim. Karenanya mantan ketua DPRD Bontang tersebut optimis, Bontang dapat kembali meraih panji di bidang literasi.

Ia berharap night library akan merangsang siapa pun untuk berkunjung ke perusahaan. Usai meresmikan dibukanya night library, Neni juga meresmikan ruang santai Perpusda. Kini Perpusda akan beroperasi dari jam 8 pagi hingga 9 malam di hari kerja, dan di akhir pekan sedari jam 8 pagi hingga 4 sore.

Peresmian ini dirangkai dengan Bontang Millennials Act serta festival kuliner. Sesuai jadwal, festival akan digelar sejak pukul 2 siang hingga 10 malam, hingga 27 Oktober mendatang. (AF/AG)

PPID Kota Bontang