Berlangsung Khidmat dan Meriah, Peringatan HUT Kota Bontang Ke-20 Digelar Melalui Tiga Agenda

(Bontang, 14 Oktober 2019). Bertema “SDM Unggul Bontang JAGO”, peringatan hari ulang tahun (HUT) kota Bontang ke-20 yang jatuh pada 12 Oktober 2019 lusa, digelar melalui tiga rangkaian agenda secara maraton.

Senin (14/10/2019), tiga rangkaian agenda tersebut dimulai sejak pagi dengan menggelar upacara bendera HUT Kota Bontang di halaman Kantor Wali Kota Bontang, dilanjutkan sidang paripurna ke-9 masa sidang I DPRD Kota Bontang dalam rangka HUT kota, dan diakhiri syukuran HUT kota di Auditorium kantor wali kota.

Dari pantauan PPID, tampak hadir Wakil Wali Kota Basri Rase beserta istri Hapidah Basri Rase, A.Md, dua mantan Wali Kota dr. H. Andi Sofyan Hasdam, Sp.S, dan Ir. H. Adi Darma, M.Si, Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam, Wakil Ketua DPRD Agus Haris dan Junaidi beserta seluruh anggota DPRD, Plt. Sekda Kota Bontang, seluruh Asisten, kepala OPD dan lurah, pimpinan unsur Forkopimda, pimpinan Ormas, pihak perusahaan, perbankan, para tokoh masyarakat, dan tamu undangan.

Upacara bendera HUT Kota Bontang ke-20

Pemkot Bontang menggelar upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) kota Bontang ke-20 pada Senin (14/10/2019), upacara digelar di Halaman Kantor Wali Kota Bontang, Jl. Moch. Roem, Kelurahan Bontang Lestari.

Upacara bendera HUT Kota Bontang ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og, selaku inspektur upacara. Adapun peserta upacara terdiri dari ASN, unsur TNI/Polri, Ormas, dan pelajar.

Pelaksanaan HUT Kota Bontang juga sangat kental dengan nilai budaya, di mana inspektur upacara beserta para jajaran Pemkot Bontang, ketua beserta anggota DPRD, dan pimpinan unsur Forkopimda yang hadir ikut mengenakan pakaian bernuansa tradisional khas Kaltim. Upacara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan pembacaan sejarah singkat terbentuknya Kota Bontang. Asal usul nama Bontang sendiri berasal dari dua gabungan, yakni kata Bon dan Tang. Kata Bon bermakna ikatan dan Tang bermakna pendatang.

Dalam amanat inspektur upacara, Wali kota Neni mengingatkan kembali visi Kota Bontang, yakni menguatkan Bontang sebagai kota maritim berkebudayaan industri yang bertumpu pada kualitas sumber daya manusia dan lingkungan hidup untuk kesejahteraan masyarakat, dengan misi smart city, green city, dan kreatif city.

Ia menjelaskan pemilihan tema HUT Kota “SDM Unggul Bontang JAGO” ini sejalan dengan RPJMN Pemerintah RI. Dimana 55 persen anggaran negara digunakan untuk pembangunan sumber daya manusia. Oleh karenanya, kata Neni, tema ini sangat tepat dan relevan sesuai dengan visi dan misi Pemkot Bontang.

Menurutnya, SDM unggul penting bagi Kota Bontang karena Bontang bukan kota yang kaya akan sumber daya alam. Kota Bontang hanya sebagai daerah pengolah hasil alam dari Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Kutai Timur.

“Tetapi itu semua sifat sumber daya yang unrenewable resources, sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Oleh karena itu, saya selaku wali kota punya komitmen membangun SDM yang unggul, yang ke depan tentunya kita tidak bicara lagi tentang gas dan kondensat. Tetapi (bicara) Bontang punya SDM yang unggul, yang siap membangun Kota Bontang ke arah yang pasti lebih baik lagi,” lanjut Neni.

Lebih jauh, Wali Kota Neni menjelaskan pengelolaan APBD Kota Bontang yang terbagi atas urusan wajib dan urusan pilihan. Dari pengelolaan itu, memunculkan komitmen yang menjadi prioritas Pemkot Bontang.

Seperti komitmen terhadap dunia pendidikan dengan memberikan seragam, tas, dan sepatu gratis dari SD hingga SMA baik negeri maupun swasta, komitmen mendukung industri hilir, terhadap lingkungan hidup, terhadap kaum difabel baik melalui penyediaan sarana dan prasarana, serta komitmen terhadap kesejahteraan ASN termasuk para guru mengaji, para Ketua RT dan pastor.

Di akhir upacara bendera, juga diisi dengan penyerahan beberapa penghargaan. Diantaranya pemberian penghargaan kepada 24 orang relawan Palu, dilanjutkan pemberian penghargaan kepada pemenang lomba kelurahan tingkat Kota Bontang, pemenang lomba camat  berprestasi tingkat Kota Bontang, pemenang anugerah kelurahan sehat, pemenang pemeringkatan keterbukaan informasi publik Tingkat  Kota Bontang, dan pemberian penghargaan kepada asosiasi perusahaan sahabat ramah anak.  

Tak hanya itu, Wali Kota Neni didampingi jajaran pemerintah kota memberikan bantuan secara simbolis berupa perlengkapan sekolah mulai dari tas, buku, seragam, dan sepatu bagi siswa SD, SMP, SMA/SMK baik negeri maupun swasta.

Usai upacara bendera, rombongan Pemkot Bontang beserta tamu undangan bergerak menuju Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bontang untuk mengikuti Sidang Paripurna dalam rangka HUT Kota Bontang.

Sidang Paripurna ke-9 Masa Sidang I DPRD Kota Bontang Dalam Rangka HUT Kota Bontang

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang menggelar sidang paripurna ke-9 masa sidang I di ruang rapat paripurna DPRD, Jl. Bessai Berinta, Kelurahan Bontang Lestari. Sidang paripurna ini dalam rangka HUT Kota Bontang ke-20.

Sidang paripurna yang bersifat terbuka untuk umum ini diikuti sebanyak 20 anggota dari 25 anggota DPRD, yang menandai sidang ini korum untuk digelar. Dari pantauan PPID, sidang dipimpin langsung  Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam didampingi Wakil Ketua Junaidi dan Agus Haris. Selain itu, turut hadir Wali Kota dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og, dan Wakil Wali Kota Basri Rase.

Dalam sambutan Ketua DPRD, Andi Faizal berharap pertambahan usia Kota Bontang bukan hanya seremonial semata yang dilakukan setiap tahun. Melainkan, harus tempatkan sebagai energi positif menjadi dan motivasi bagi seluruh komponen masyarakat untuk bergerak bersama membangun Kota Bontang dalam visi yang sama pula, yaitu menguatkan Bontang sebagai kota maritim berkebudayaan industri yang bertumpu pada kualitas sumber daya manusia dan lingkungan hidup untuk kesejahteraan masyarakat.

“Perayaan hari jadi Kota Bontang harus kita sambut dengan rasa syukur dan harapan besar untuk melihat Kota Bontang berkembang menjadi kota yang baik,” imbuh Andi Faiz.

Lanjut Andi Faiz, peringatan HUT Kota Bontang merupakan salah satu momen spesial bagi pimpinan dan anggota DPRD masa jabatan 2019-2024. Pasalnya, keberadaan DPRD saat ini merupakan bagian dari keberhasilan Kota Bontang menyelenggarakan tahapan Pemilu serentak 2019.

Atas nama DPRD, Andi Faizal mengucapkan dirgahayu Kota Bontang ke-20. Ia berharap dengan semangat Bontang JAGO (Juara, Aktif, Global, Optimis) mampu menjadi inspirasi bagi seluruh penyelenggara pemerintahan untuk bersama membangun Kota Taman yang berdaya saing, aktif berkarya, bertindak lokal dan berpikir secara global, serta optimis meraih kemajuan dan kemandirian.

“HUT Kota Bontang sebagai wahana untuk menegakkan pembangunan, bersatu padu meningkatkan prestasi terbaik bagi Kota Bontang sesuai dengan kapasitas, kapabilitas, dan kemampuan masing-masing,” pungkasnya.

Terakhir, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama membulatkan tekad semangat kebersamaan memberikan pengabdian terbaik untuk Kota Bontang tercinta. “Marilah kita menghilangkan dan perbedaan diantara kita karena sejatinya dalam politik tidak ada kata kalah dan kata menang. Yang menang adalah demokrasi,” tutupnya.

Di Kesempatan yang sama, Wali Kota Neni menyampaikan bahwa Pemkot Bontang terus berupaya berbenah diri untuk mengejar ketertinggalan untuk dapat sejajar dengan kota-kota lain yang lebih dulu berdiri, sesuai dengan visi yang tertuang dalam RPJMD 2016-2021.

Dalam Perda Kota Bontang nomor 3/2016 tentang RPJMD Kota Bontang 2016-2021, diterangkannya, bahwa Pemkot Bontang menetapkan tujuh tujuan pembangunan.

Diantaranya meningkatnya SDM yang berkualitas, terwujudnya tata kelola pemerintahan yang cerdas dan responsif, meningkatnya kesejahteraan sosial masyarakat, terwujudnya pembangunan kota yang ramah lingkungan, terwujudnya penataan ruang yang terpadu dan berkelanjutan, meningkatnya sektor non migas dalam struktur ekonomi, dan meningkatnya daya saing ekonomi Kota Bontang.

Adapun capaian tujuh tujuan capaian pembangunan Kota Bontang tersebit dengan 18 sasaran pembangunan, 45 indikator kinerja pertama, sebayak 44 indikator atau 97,77 persen dengan status tercapai atau on the right track, dan satu indikator atau 2,23 persen dengan status kerja keras.

Lebih jauh, Wali Kota Neni menyampaikan empat hal yang perlu menjadi perhatian bersama bagi kemajuan Kota Bontang dimasa depan. Yaitu pertama untuk mewujudkan pembangunan yang sedang diemban bersama, Neni mengajak agar menjaga keselarasan antara pemerintah, masyarakat, dan pengusaha. Kedua, meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah terpancing atau terprovokasi yang menyebabkan perpecahan antar elemen masyarakat.

Ketiga, hendaknya setiap daerah dapat mengedepankan keserasian hubungan antar daerah. Dalam pengertian mampu membangun kerja sama antar daerah untuk meningkatkan kesejahteraan dalam kerangka NKRI.

“Keempat, saya menyadari sepenuhnya bahwa di kepemimpinan kami masih banyak yang harus kami lakukan demi kemajuan Kota Bontang. Untuk itu, dukungan dan partisipasi semua pihak dibutuhkan untuk saling sinergi memberikan uang terbaik bagi Kota Bontang,” sambung Neni.

Syukuran HUT Kota Bontang

Masih dalam rangka HUT ke-20 Kota Bontang, Pemkot Bontang mengemasnya dalam acara syukuran. Selain doa bersama, agenda terakhir ini dirangkai pemutaran video profil 3 tahun kepemimpinan Wali Kota dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og dan Wakil Wali Kota Basri Rase.

Usai itu, puncak acara syukuran ini ditandai pemotongan tumpeng secara simbolis yang dilakukan langsung Wali Kota Neni didampingi Wakil Wali Kota Basri Rase.

Kemeriahan acara syukuran pun kian terasa saat Wali Kota Neni ikut bernyanyi beberapa lagu berirama country.

Sebagai informasi, berikut semarak hari jadi Kota Bontang ke-20 yang diagendakan Pemkot Bontang.

Pekan Semarak HUT Kota Bontang mulai 8-13 Oktober di halaman rumah adat Toraja (Tongkonan) Kelurahan Kanaan, jalan santai dan donor darah 13 Oktober start dan finis di rumah adat Toraja (Tongkonan) Kelurahan Kanaan.

Bontang City Marathon di Lembah Hijau Lestari Kelurahan Bontang Lestari tanggal 20 Oktober, pemecahan rekor MURI es rumput laut sebanyak 10.020 gelas tanggal 20 Oktober di Kelurahan Bontang Kuala, Pekan Wisata Budaya dan Kuliner 17-20 Oktober di Kelurahan Bontang Kuala.

Tourism Ambasador Camp East Kalimantan 4.0 pada 18 hingga 21 Oktober di Kelurahan Bontang Kuala, dan puncaknya adalah Bontang City Carnival yang dimulai dari depan lapangan Den Arhanud 002/ABC Bontang tanggal 26 Oktober 2019. (AG)

(Klik Dokumentasi Fhoto Selengkapnya)

PPID Kota Bontang