Pimpinan DPRD Kota Bontang Masa Jabatan 2019-2024 Resmi Diambil Sumpah Janji

(Bontang, 4 Oktober 2019). Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang masa jabatan 2019-2024 resmi diambil sumpah/janji, Jumat (4/10/2019) pagi.

Pengambilan sumpah/janji digelar melalui Rapat Paripurna ke 6 masa sidang I, di ruang rapat paripurna DPRD Kota Bontang, Jl. Bessai Berinta, Kelurahan Bontang Lestari.

Rapat paripurna ini dihadiri Walikota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og, Wakil Walikota Bontang Basri Rase, perwakilan Gubernur Kaltim, mantan Walikota H. Andi Sofyan Hasdam, Sp.S, Plt. Sekda, kepala OPD dan lurah, pimpinan unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK, KPU, Bawaslu, pimpinan Parpol, dan Ormas.

Selain itu, hadir pula 23 anggota DPRD sehingga rapat paripurna korum untuk digelar, tepat pukul 09.30 WITA. Rapat paripurna ini dibuka Wakil Ketua Sementara DPRD Junaidi.

Dari pantauan tim liputan PPID, prosesi pengambilan sumpah/janji unsur pimpinan berlangsung khidmat dan lancar dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Bontang Praditia Danindra, SH. MH. Adapun unsur pimpinan definitif yang diambil sumpah/janji tersebut adalah Ketua DPRD dijabat Andi Faizal Sofyan Hasdam, Wakil Ketua dijabat Junaidi dan Agus Haris, SH.

Usai pengambilan sumpah/janji, dilakukan penandatanganan berita acara yang disaksikan langsung Walikota dan Wakil Walikota beserta para anggota DPRD dan seluruh hadirin rapat paripurna.

Dalam sambutan perdananya selaku Ketua DPRD, Andi Faiz (sapaan akrab) menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya, khususnya masyarakat yang telah berpartisipasi dalam Pemilu 2019.

Juga mengharapkan dukungan dan kerja sama seluruh anggota DPRD Kota Bontang untuk bergandengan tangan dengan semangat kebersamaan menjaga martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas lembaga DPRD.

“Dengan berupa semangat kerja keras, kerja cerdas, serta didukung dengan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki, Insya Allah kita dapat memenuhi harapan masyarakat,” ujar Andi Faiz.

Mengawali masa tugas selaku pimpinan, ia menjelaskan dua agenda yang harus dilaksanakan dalam waktu dekat ini, yaitu penetapan peraturan DPRD Kota Bontang tentang tata tertib DPRD dan penetapan alat kelengkapan DPRD Kota Bontang masa jabatan 2019-2024.

Tak lupa, apresiasi dan harapan selanjutnya Andi Faiz sampaikan kepada pemerintah kota, unsur Forkopimda serta stakeholders lainnya agar mempertahankan sekaligus meningkatkan sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik demi mewujudkan visi dan misi Pemkot Bontang. Mengingat lembaga yang dipimpinnya merupakan representatif masyarakat Kota Bontang dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.

Terakhir, ia mengucapkan kasih kepada Drs. H. Nursalam dan Junaidi yang telah melaksanakan amanah selaku Ketua dan Wakil Ketua Sementara DPRD disertai semangat dan tanggung jawab sehingga agenda DPRD dapat terlaksana dengan baik hingga penetapan pimpinan DPRD.

“Marilah kita bersama-sama mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel dan partisipatif,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si, melalui Walikota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og, mengucapkan selamat bertugas dan mengemban amanah rakyat yang telah memilih dan memberikan kepercayaan guna mengemban tugas untuk dapat berperan menuntaskan berbagai persoalan.

Seperti menjaga kedaulatan bangsa dan kedaulatan politik, merealisasikan kemandirian ekonomi dengan selalu memperhatikan budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal untuk menunjukkan kepribadian sebagai bangsa yang martabat.

“Inilah mimpi besar kita untuk memajukan kesejahteraan umum dapat kita wujudkan bersama,” tutur Neni membaca sambutan gubernur.

Dijelaskan, sebagaimana ketentuan perundang-undangan, bahwa DPRD berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Maka hubungan antara pemerintah daerah dengan DPRD merupakan hubungan kerja yang setara dan bersifat kemitraan sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Yang pada akhirnya kedua lembaga tersebut dapat membangun hubungan kerja yang sinergi, saling mendukung, serasi dan tidak saling mendominasi satu sama lain guna membangun provinsi Kaltim, terutama membangun Kota Bontang.

Di kesempatan itu pula, gubernur mengharapkan DPRD dapat melakukan langkah-langkah diantaranya, pertama, melalui legislasi melindungi masyarakat dan kepentingan konstituen. Kedua, menyusun anggaran dengan mengedepankan transparansi, partisipatif dan tidak pragmatis.

Ketiga, berkaitan fungsi pengawasan hendaknya dapat melakukan pengawasan dengan memegang teguh etika politik, visi dan misi politik, dan platform partai. Sehingga dalam mengawasi jalannya pemerintahan selalu berpedoman pada peraturan perundang-undangan.

“Semoga kerja sama harmonis yang terjalin selama ini dapat terus kita pertahankan dan kita tingkatkan dimasa-masa mendatang,”

“Sekali lagi kami mengucapkan selamat bertugas dan berkarya kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Bontang terpilih. Bersama kita membangun Kota Bontang yang berani untuk Kalimantan berdaulat,” sambungnya. (AG)

(Klik Dokumentasi Fhoto Selengkapnya)

PPID Kota Bontang