Walikota Bontang hadiri Penutupan Munas 1 Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) 2019 di Samarinda

(Samarinda, 21 September 2019) Walikota Bontang menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) 1 Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) 2019 yang dirangkai dengan gelaran Seminar di hotel Bumi Senyiur Samarinda pada Sabtu (21/9).

Munas yang dihadiri kurang lebih 300 peserta dari berbagai daerah tersebut membahas beberapa isu yang tengah menghangat dalam penyelenggaraan topikĀ  seminarnya, selain menghadirkan Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy juga mengundang sejumlah pakar dimasing-masing bidang yang akan mengupas permasalahan mulai dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), hingga perpindahan ibu kota ke pulau Kalimantan, tepatnya di provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), sehingga diharapkan hasil seminar nantinya dapat dijadikan sebagai rekomendasi guna kepentingan pembangunan daerah, serta masyatakat umum.

Acara tersebut ditutup oleh Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor yang dalam kesempatan yang sama didaulat sebagai Ketua Dewan Pembina ICDN sekaligus melantik pengurus baru ICDN periode 2019-2024.

Dalam sambutannya Gubernur menyambut baik dan mengapresiasi diselenggarakannya Munas ICDN, ia mengaku bangga dan senang warga dayak terus eksis berperan dalam semua bidang dan memberikan manfaat khususnya bagi warga Kalimantan dalam membangun bangsa dan negara. “Semoga cendekiawan Dayak terus mendukung pembangunan daerah dan bangsa,” kata Isran.

Disadari saat ini meski Kalimantan sudah memberikan kontribusi besar kepada negara. Tetapi, Kalimantan untuk keadilan ekonomi dan politik masih tertinggal sehingga kedepannya diharapkan Momentum pembentukan ICDN tersebut dapat meningkatkan integritas dan semangat memperjuangkan serta berpikir membangun bangsa dan negara.

“Yang jelas hingga saat ini masyarakat Kalimantan tidak pernah mengeluh atau menggerutu terkait keadilan itu. Karena itu, ini perlu disampaikan kepada pemerintah pusat dan peran ICDN bisa membantu perjuangan itu,” tegasnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut istri Gubernur Kaltim, Hj Norbaiti Isran Noor, Walikota Bontang Hj Neni Moerniaeni, Bupati Malinau Yansen TP, Kepala BPBD Kaltim yang juga Ketua ICDN Kaltim Frederik Bid, Forum Rektor Universitas Borneo Kaltara Adri Patton, tokoh agama se Kaltim, Ketua Umum ICDN Willy Midel Yoseph dan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Dayak Kalimantan.

PPID Kota Bontang