Walikota Bontang Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) di Wilayah Kota Bontang

(Bontang, 19 September 2019) Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni memimpin apel bersama dalam rangka penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang diselenggarakan di Lapangan Kodim 0908/Bontang, Kamis (19/09).

Tujuan dari apel ini adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi personel dan peralatan dalam menghadapi Karhutla di wilayah Bontang dan memfokuskan pada kegiatan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat. Selain Wali Kota,juga turut hadir Wakil Wali Kota Basri Rase, Dandim 0908/BTG dan Kapolres Bontang.

Adapun peserta apel kesiapsiagaan, diikuti dari pasukan TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, TNK, BPBD, petugas keamanan, Linmas, serta beberapa perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas).

Neni dalam sambutannya menyatakan, apel siaga sebagai upaya untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan. Bontang sebut dia, meski 70 persen merupakan wilayah pesisir, namun punya wilayah hutan yang luas pula. Tidak sedikit kawasan hutan yang dibabat dan dibakar untuk digunakan sebagai area pertanian dan perkebunan. “Kalau tidak segera ditanggulangi dan diawasi, bencana kebakaran hutan bisa semakin luas,” katanya.

Untuk itu sebut dia, perlu dilakukan koordinasi antar stakeholder di Kota Taman untuk menangani dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Semua pihak harus saling berkoordinasi dan membantu untuk mencegah bencana tersebut terjadi.

Apalagi di musim kemarau seperti saat ini. “Bontang juga salah satu daerah di Kaltim yang rentan dan pernah terjadi kebakaran hutan. Maka perlu juga perhatian ekstra,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, seluruh komponen masyarakat beserta instansi terkait lainnya harus terus meningkatkan kehati-hatian terkait penyebab dan terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Bontang.

Karena lanjutnya, masalah kebakaran hutan merupakan tanggung jawab bersama. “Saya berharap melalui apel ini koordinasi dan komunikasi antar pihak dapat ditingkatkan dan bencana kebakaran bisa ditanggulangi serta diantisipasi sedini dan secepat mungkin,” tukasnya. (hms9)