Wali Kota Bontang Salurkan Program Tas Gratis di SMPN 1 dan MAN

(Bontang, 18 September 2019). Komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam memajukan dunia pendidikan tidak diragukan lagi. Kali ini, program perlengkapan sekolah gratis berupa tas kembali digulirkan kepada pelajar tingkat menengah.

Pembagian tas gratis itu dilakukan langsung Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og, di dua tempat, yakni SMP Negeri 1 dan Madrasah Aliyah Negeri, Rabu (18/9/2019) pagi.

“Kegiatan ini bukan yang pertama kali, sudah berulang kali dan hari ini kita membagikan tas,” ujar Neni saat diwawancara.

Neni menambahkan, pembagian tas gratis ini akan menjadi dorongan dan motivasi agar kedepannya para  peserta didik lebih giat dalam menimba ilmu di sekolah.

“Dari ungkapan anak-anak, mereka merasa bersyukur, merasa senang mendapat perhatian dari Pemkot Bontang. Dan tentu Pemkot Bontang tidak hanya memberi tetapi memotivasi biar mereka (pelajar) rajin, giat belajar, banyak melakukan inovasi-inovasi,”

“Jadi ini memang program yang tertuang di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah  (RPJMD), visi dan misi Kota Bontang,” sambungnya.

Untuk itu, ia pun mengungkapkan harapannya kepada peserta didik agar terus meningkatkan prestasi sehingga kompetensi pelajar di Kota Bontang tidak kalah jika berkompetisi dengan daerah lainnya.

Terakhir, Neni menekankan bahwa program perlengkapan sekolah gratis baik seragam sekolah, sepatu, buku maupun tas akan terus dilanjutkan di tahun depan. Sehingga program tersebut dapat membantu dan meringankan beban orang tua saat memasuki tahun ajaran baru.

Selain pembagian tas gratis, di kesempatan ini juga dimanfaatkan Wali kota Bontang untuk mensosialisasikan gerakan satu rumah satu jumantik, serta mengingatkan kepada seluruh pelajar agar menjaga lingkungan dari bahaya demam berdarah dengue (DBD).

Terutama di tempat-tempat yang kerap luput dari perhatian, diantaranya wadah penampungan air dispenser dan kulkas.

“Jadi di samping memberikan perlengkapan sekolah, juga ada muatan-muatan lingkungan untuk mengingatkan kita. Tetapi nanti untuk jumantik ini memang harus ada perlakuan khusus yang gerakan ini harus masif,” tutur Neni. (AG)

(Klik dokumentasi fhoto selengkapnya)

PPID Kota Bontang