Wali Kota Bontang Terima Bantuan PT. Pupuk Kaltim, Sarana dan Prasarana Pengelolaan Sampah

(Bontang, 2 September 2019). Pemerintah Kota Bontang menerima bantuan sarana dan prasarana pemilah sampah dari PT. Pupuk Kalimantan Timur (PKT), Senin (2/9/2019) sore. Bantuan itu diterima sekaligus diresmikan wali kota dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og, di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bessai Berinta, jl. Pierre Tendean Kelurahan Bontang Kuala.

Bantuan sarana dan prasarana tersebut berupa conveyor pemilah digunakan untuk memilah sampah aneka jenis menjadi terkategori. Dengan ban berjalan perlahan, conveyor memudahkan petugas yang memilah secara manual sampah anorganik dan organik sebelum dilakukan proses pengolahan berikutnya.

Dalam sambutannya, wali kota menyampaikan apresiasi atas komitmen serta konsistensi PT. Pupuk Kaltim mendukung program pengendalian sampah sesuai dengan arah Kebijakan Strategi Nasional (Jastranas) nomor 97/2017 tentang pengolahan sampah rumah tangga dan sampah sejenis.

Pasalnya, bantuan ini merupakan program lanjutan sebagai bentuk sinergi bersama Pemkot Bontang.

Neni menjelaskan, Pemkot Bontang telah melakukan upaya mendukung target nasional yang dicanangkan pemerintah pusat untuk mengurangi sampah hingga 18 persen. Salah satunya dengan membentuk dan memberdayakan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) pengelola sampah di seluruh kelurahan.

“Tentunya atas nama Pemkot Bontang, kami mengucapkan terima kasih karena Insyaallah ini sangat bermanfaat, dan semoga tetap berkelanjutan. Tinggal bagaimana nanti Plt. Sekda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan dinas lainnya berkoordinasi,” ucap Neni.

Senada, Plt. Sekda drh. H. Agus Amir, M.Si, mendukung dan mengapresiasi sumbangsih PT. Pupuk Kaltim sebagai upaya pengelolaan sampah rumah tangga. Ia menilai, conveyor sangat nermanfaat dan akan memudahkan petugas kebersihan memilah sampah, meski cara kerja mesin conveyor terbilang sederhana.

“Alhamdulillah, pihak Pupuk Kaltim konsisten dalam memberikan partisipasi. Khususnya di bidang lingkungan terkait pengelolaan sampah. Melalui teknologi sederhana tetapi sangat bermanfaat,” imbih Agus Amir.

Sementara, Direktur Produksi PT. Pupuk Kaltim Bagia Sugihartana, menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam rangka peringatan bulan lingkungan hidup dengan tema “Beat Air Pollution”.

“Instansi pemerintah daerah bekerja sama dengan industri dan seluruh lapisan masyarakat memegang peran yang sama pentingnya dalam menjaga kebersihan lingkungan hidup termasuk disalamnya memerangi polusi udara yang disebabkan berbagai aktivitas manusia,”

“Sampah merupakan salah satu dari sekian banyak aktivitas manusia yang berpotensi mengurangi kualitas udara bersih. Dimana menjadi sumber penyebaran virus dan penyakit. Hingga saat ini sampah menjadi permasalahan tingkat kota bahkan nasional,” ujarnya.

Untuk itu, pengelolaan sampah perlu dilakukan secara terpadu agar memberikan manfaat secara ekonomi, kesehatan, dan dapat mendukung terbentuknya perilaku masyarakat yang berwawasan lingkungan, bersih dan sehat.

Lebih lanjut, PT. Pupuk Kaltim berharap kegiatan ini dapat terus berkembang sekaligus bersinergi dengan berbagai lingkungan kemasyarakatan dan industri. (AG)

PPID Kota Bontang