Evaluasi Realisasi Keuangan dan Fisik Triwulan II, Pemkot Bontang Gelar Rapat Pengendalian Operasional Kegiatan

(Bontang, 31 Juli 2019). Guna memonitoring dan mengevaluasi pencapaian target dalam realisasi keuangan serta fisik kegiatan yang telah ditetapkan oleh masing-masing OPD, Pemkot Bontang melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) menggelar Rapat Pengendalian Operasional Kegiatan (Radalok) Triwulan II Tahun 2019, di ruang Rapat Utama lantai II kantor wali kota, jalan Moch. Roem, Bontang Lestari,  Rabu (31/7/2019) pagi.

Rapat Radalok ini dipimpin Plt. Sekda drh. H. Agus Amir, M.Si., bersama Asisten Administrasi Umum dan Kepala Bapelitbang. Hadir pula Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), kepala dan perwakilan seluruh OPD di lingkungan Pemkot Bontang.

Dalam jalannya rapat, setiap kepala dan perwakilan OPD diberi kesempatan untuk memaparkan dan klarifikasi pencapaian realisasi keuangan serta pencapaian fisik setiap kegiatan.

Setiap OPD yang mengalami masalah dalam mengakomodir anggaran, maka akan dilakukan pendampingan untuk mencari solusi sekaligus menentukan kembali skala prioritas kegiatan apa saja yang realisasikan terlebih dahulu. “Rapat ini untuk mengevaluasi realisasi kegiatan setiap OPD, mendapatkan gambaran ke kami untuk mencari yang belum terpantau,” ujar Agus Amir.

“Memang kita berusaha lebih cepat, kita memfokuskan membahas mana yang lebih prioritas kemudian kita lakukan pendampingan. Disini bukan ajang untuk menyalahkan atau men-judge, tetapi mencoba membuka masalah, kita cari solusinya bersama dan tindaklanjuti bersama,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Bapelitbang Ir. Amirudin, M.P mengharapkan perhatian seluruh OPD agar melakukan pengisian data melalui sistem aplikasi Tim Evaluasi dan Pengawasan Realiasasi Anggaran (TEPRA) yang telah disepakati bersama.

Menurutnya, aplikasi TEPRA telah dilengkapi dengan menu yang memudahkan masing-masing OPD untk melakukan evaluasi kinerja setiap saat tanpa menunggu saat Radalok.

“Harapan kami tentu pada evaluasi berikutnya kita sepakat menggunakan satu data, yaitu data TEPRA. Itulah hasil kinerja OPD yang real yang ada dalam sistem,” kata Amirudin. (AG)

PPID Kota Bontang