Sosialisasi Kawasan Bebas Plastik Kelurahan Api-Api, Wali Kota Bontang Harapkan Komitmen Berkesinambungan

(Bontang, 22 Juli 2019). Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og mengajak seluruh warga masyarakat Kelurahan Api-Api berserta TP-PKK untuk selalu semangat dan pantang menyerah menjaga lingkungan terutama dari sampah plastik sekali pakai.

Hal itu ditegaskan Neni saat membuka Sosialisasi Kawasan Bebas Plastik Kelurahan Api-Api bertema “Pembinaan Kesejahteraan dan Keterampilan Masyarakat Api-Api (DAU)”, di Aula Kelurahan Api-Api, Senin (22/7/2019) pagi.

Sebab kata Neni, sampah plastik merupakan sampah yang sangat sulit terurai bahkan membutuhkan waktu cukup lama hingga ratusan tahun. Tak heran, jika dampaknya akan berakibat buruk pada lingkungan dan kesehatan.

Untuk itu, ia menekankan agar hasil sosiasialisasi ini menjadi komitmen seluruh lapisan masyarakat sebagai gerakan menjaga lingkungan yang berkesinambungan diawali dari lingkup rumah tangga sebagai bagian terkecil dalam masyarakat.

“Kalau gerakan ini diawali di rumah tangga kita, selesai sudah (persoalan sampah plastik). Permasalahannya habis pelatihan ya sudah habis begitu aja. Ini tentu dibutuhkan komitmen yang kuat,” kata Neni.

“Saya minta bapak ibu sekalian, gerakan ini tidak hanya sekedar seremonial menggugurkan kewajiban program tetapi ini harus betul-betul berkesinambungan,” lanjutnya.

Dikesempatan itu pula, Neni berharap sosialisasi ini dapat mengubah prilaku setiap warga masyarakat ke arah yang lebih baik. Ia optimis hal itu dapat diwujudkan meski dibutuhkan usaha yang keras.

Changes of behavior is very difficult but must do it. Mengubah prilaku sangat susah tetapi harus kita lakukan kearah yang lebih baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Bontang Utara Drs. Sudi Priyanto, M.Si., mengatakan permasalahan sampah plastik saat ini bukan hanya tanggung jawab warga Api-Api yang berdomisili disekitar Sungai Bontang saja, namun merupakan tanggung jawab seluruh warga Kota Bontang.

Pasalnya, Pemkot Bontang telah mengesahkan Perwali 30/2018 tentang pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Lebih lanjut, ia pun merencanakan beberapa aksi bersama dengan Lurah Api-Api beserta warganya sebagai tindaklanjut dari kegiatan sosialisasi kawasan bebas plastik tersebut.

“Kedepan harus kita tetap melaksanakan semangat ini, apalagi ibu-ibu ini gampang untuk semangatnya. Yang penting itu pak lurah, kita akan bersama-sama menetapkan rencana aksi apa saja yang kemudian nanti akan kita backup bersama-sama baik melalui dana alokasi umum dana Produta (program dua ratus juga),” kata Sudi.

Ditambahkan Lurah Api-Api, Andiga Mufti Kurswardani, SSTP., mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan tindaklanjut Perwali 30/2018 yang berlaku sejak 1 Juli 2019 lalu.

Dijelaskan Andiga, kegiatan ini bersumber dari dana alokasi umum tambahan atau dana kelurahan tahun 2019 dimana Kelurahan Api-Api menyelenggarakan empat kegiatan sosialisasi diantara sosialisasi kawasan bebas plastik tersebut.

Tampak hadir dalam sosialisasi ini, seluruh jajaran Kelurahan Api-Api, Ketua Forum Kota Sehat (Forkohat) Kota Bontang selaku pemateri, seluruh TP-PKK Kelurahan Api-Api, ketua RT, mahasiswa KKN Unmul. (AG)

PPID Kota Bontang