Tingkatkan Potensi KIM Bontang, Diskominfo Gelar Pekan KIM 2019, Harapkan menjadi Agenda Tahunan Sebagai Wahana Promosi Kepariwisataan di Kota Bontang

(Bontang, 25 Juni 2019) – Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkot Bontang berhasil membuka rangkaian acara Inspiratif Expo dan Pekan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) 2019. yang Selasa (25/6) dibuka secara resmi.

Bertempat di halaman Kantor Kelurahan Bontang Baru, kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kominfo Kota Bontang Drs. Dasuki, M.Si yang juga bertindak mewakili Walikota Bontang serta beberapa Kepala OPD, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Ir, Mudjiono.Msi, para peserta pelatihan, beserta para tamu undangan lainnya.

Dengan mengusung tema “Melejitkan Potensi KIM Kota Bontang”. Pekan Kim kali ini terdiri dari berbagai rangkaian acara Lomba Vlog, Lomba Cerdik Cermat Komunikatif, dan drama. Pekan KIM adalah festival budaya yang akan mengusung tema “Jangan Buang Sampahmu di Mangroveku” dan akan dimeriahkan juga dengan Festival Masakan Nusantara, Festival Telur, dan Peragaan Busana Daur Ulang di lapangan parkir Bontang Kuala, Kegiatan yang sedianya dilaksanakan selama 5 hari tersebut bekerjasama dengan Forum KIM Surabaya dengan mendatangkan seorang Narasumber yang sekaligus Ketua KIM Kota Surabaya Bobbin Nila Prasanta Yudha atau yang akrab disapa Cak Boni.

Ketua Panitia Pekan KIM 2019 Yudhi Pancoro pada laporan kegiatannya mengatakan, “Kelompok informasi adalah lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat yang terkait dengan layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kebutuhannya, pembinaan KIM melalui Pekan KIM tersebut merupakan kegiatan pembinaan yang kedua, setelah sebelumnya juga dilakukan pembinaan serupa yang lebih menekankan pada pemahaman tentang KIM itu sendiri.

“Tahun ini kegiatan KIM tidak hanya pembinaan, namun juga diasah pemahaman mereka melalui lomba yang terangkum dalam Pekan KIM  seperti Lomba VLOG, Lomba Cerdik Cermat dan Komunikatif serta drama KIM,” ungkapnya.

Ditambahkan juga olehnya “Selain itu keberadaan KIM yang telah terbentuk di 11 kelurahan ini dapat menjadi sarana mempromosikan potensi yang ada di daerahnya ataupun sebagai pusat informasi tentang kejadian yang terjadi di daerah mereka, “Ini kesungguhan kami, dalam upaya agar masyarakat melek informasi,” pungkas Yudhi.

Sementara itu, Kepala Diskominfo kota Bontang Dasuki dalam sambutannya mengatakan, Pekan KIM tersebut dapat menjadi wadah pemerintah menyampaikan informasi dan program kerja, sekaligus menjadi sarana terjalinnya komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.

“KIM Ini bagian dari Pemerintah, yang menjadi jalan terbukanya arus informasi ke masyarakat. Sejalan dengan UU 14 tahun 2018.” kata Dasuki.

Ia pun menguraikan bahwa keberadaan KIM akan menjadi bagian dari upaya meminimalisir berkembangnya hoax dimasyarakat, Pasalnya masyarakat dilibatkan langsung dalam penyebaran informasi yang bersumber langsung dari pemerintah.

Lebih jauh 1a pun berharap hasil dari Pelatihan Vlog nantinya mampu diimplementasikan  seluruh peserta dari masing masing KIM untuk menjual potensi diwilayahnya.

“Di jawa sudah luar biasa, bisa membuat destinasi wisata baru, kitapun bisa melakukannya dengan kemajuan Teknologi digital saat ini kita bisa melakukan apa saja khususnya melejitkan fungsi KIM menjadi era baru informasi digital dalam pemanfaatannya untuk mempromosikan secara maksimal potensi wisata diwilayah kita, ,” tutup Dasuki.

Seusai memberikan sambutan, Dasuki mewakili Wali Kota Bontang membuka secara resmi Kegiatan Pelatihan Vlog dan penulisan berbasis aplikasi yang menjadi rangkaian dari Kegiatan Pekan KIM 2019.

PPID Kota Bontang