Walikota Bontang Hadiri Sosialisasi dan Penghargaan Green Port PT. PKT sekaligus Tandatangani MoU Kerjasama Pemanduan dan Penundaan antara PT.PKT dan PT.Pelindo IV

(Bontang, 27 Februari 2019) Walikota Bontang Hj. dr. Neni Moernaeini Sp.OG bersama Wakil Walikota Bontang Basri Rase menghadiri Sosialisasi dan Penghargaan Green Port yang diadakan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Penandatangan MoU antara PT. PKT dengan PT. Pelindo IV bertempat di Ruang Pirus Hotel Equator Jl. Pupuk Raya Kel Guntung Kec. Bontang Utara Kota Bontang pada Rabu (27/02) lalu.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman yang diwakili oleh Asisten Deputi Lingkungan dan Kebencanaan Maritim Sahat M. Panggabean, Direktur SDM Pelindo IV mewakili Dirut Pelindo IV M. Asyhari, Direktur Sumber Daya dan Pengembangan Bisnis PT. Sucofindo Rozain Bahri Noor, Ketua Umum IQAF Ibu Andari Sutadji, Direktur Utama PT.PKT Bakir Pasaman, Direktur Komersil PT. PKT Gatoet Gembiro Nogroho, Kasdim 0908/Btg Mayor Arm. Eko Sulistiono. S. Pasi Intel Kodim 0908/Btg Lettu Inf. Leo Nardo serta Para jajaran manajemen dan Karyawan PT. PKT.

Dalam sambutannya Walikota Bontang Hj. dr. Neni Moernaeini Sp.OG mengucapkan terimakasih kepada PT. Pupuk Kaltim yang sudah membantu dan memberikan kontribusi kepada Negara dan  Pemerintah Kota Bontang selama ini, “kami sangat bangga dengan adanya PT. Pupuk Kaltim yang telah menjadi salah satu pemasok Devisa Negara dan salah satu Perusahaan BUMN yang selalu ramah dengan lingkungan” jelas Neni.

Melalui penjelasan Dirut PT. PKT Bakir Pasaman diketahui bahwa Pelabuhan hijau atau Green port merupakan restricted area dan hampir di semua ocean going di negara maju telah menerapkan green port di pelabuhannya, Pupuk Kaltim merupakan salah satu perusahaan industri yang mengelola dan mengoperasikan terminal khusus yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan laut Nomor : BX-341/ PP008 tahun 2017. Disamping itu sejak tahun 2018 Pupuk Kaltim telah berkomitmen untuk menerapkan konsep pelabuhan ramah lingkungan untuk mendukung konsep dari pelabuhan ramah lingkungan yang sesuai dengan Grand port Guideline, dan Pupuk Kaltim berhasil meraih peringkat level III sekaligus menjadi pelabuhan pertama di Indonesia yang mendapatkan Awards Green port dan mendapatkan apresiasi dari Kementerian koordinator bidang kemaritiman.

Dengan terpenuhinya ekspektasi level of services Cabang Bontang, maka PT Pupuk Kaltim kembali mempercayakan jasa pemanduan dan penundaan kepada PT Pelindo IV yang diimplementasikan melalui Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pemanduan dan Penundaan antara Direktur SDM PT Pelindo IV, M. Asyhari, Direktur Utama PT Pupuk Kaltim, A. Bakir Pasaman dan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni

Dalam sambutannya, Direktur SDM Pelindo IV, M. Asyhari berharap agar kedepan pihaknya juga bisa bersinergi dibidang lainnya dengan PT Pupuk Kaltim, termasuk pemanfaatan lahan Pelabuhan Makassar eksisting.

“Karena nantinya kegiatan petikemas akan berpindah ke Makassar New Port, sehingga Terminal Petikemas Makassar akan dijadikan Terminal Curah yang dapat digunakan oleh Pupuk Indonesia Group sebagai hub port di wilayah Timur Indonesia.” Demikian paparnya.

PPID Kota Bontang