Wali kota Bontang Resmikan Gedung Perpustakaan SMPN 8, Neni: Buku Adalah Jendela Dunia, Membaca Adalah Kuncinya

(Bontang, 23 Januari 2019). Rabu (23/1) pagi menjadi hari bahagia bagi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 8 Bontang Selatan. Pasalnya, Wali kota Bontang, dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og, meresmikan gedung perpustakaan baru milik sekolah tersebut. Secara simbolis peresmian dilakukan dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita.

Bertempat di Jalan AP. Mangkunegoro, Berbas Tengah, puluhan siswa dan guru menyambut kedatangan Wali kota. Alunan rebana pun mewarnai semaraknya suasana penyambutan tersebut.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada jajaran Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah, satu lagi gedung perpustakaan berhasil kita selesaikan, tetapi tentunya masih banyak yang harus kita selesaikan,” tutur Neni dalam sambutannya.

Dijelaskan Neni, perhatian kepada dunia pendidikan menjadi kewajiban pemerintah, dengan alokasi 20 % dari APBD Kota Bontang. Ia pun berencana mengadakan rapat bersama Dinas Pendidikan untuk membahas penyelesaian infrastruktur sekolah.

Inshaa Allah saya nanti akan rapat khusus dengan Kepala Dinas Pendidikan bersama Bagian Perencanaan-nya, untuk menyelesaikan infrastruktur sekolah,”  pungkas Neni.

Mengakhiri sambutannya, Neni pun berharap agar siswa dan siswi SMPN 8 dapat memanfaatkan keberadaan perpustakaan tersebut, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan literasi sekolah.

“Selamat menggunakan gedung perpustakaan yang baru. karena buku adalah jendela dunia, membaca adalah kuncinya. Sebab walaupun kita memiliki jendela dunia, kita tidak bisa mengetahui isinya tanpa membaca.” Tutupnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bontang Drs. H. Akhmad Suharto, M.Si, mengutarakan harapannya agar kelengkapan fasilitas sekolah ini dapat menjadi prioritas. Ia menilai, keberadaan SMPN 8 yang diapit tiga Kelurahan, menjadikan sekolah ini satu – satunya penyangga penerimaan siswa baru bagi warga sekitar.

“SMPN 8 ini dikelilingi oleh Kelurahan Tanjung Laut, Berbas Tengah dan Berbas Pantai. Jadi satu – satunya sekolah yang penyangga ya cuma di sini. Penerimaan tiap tahun juga teman – teman di sini agak kesulitan, sebab ruang kelas yang bisa (digunakan) hanya sepuluh. Mudah – mudahan di sini juga jadi prioritas,” ungkap Akhmad Suharto.

Tampak hadir dalam peresmian tersebut Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Camat Bontang Selatan, Lurah Berbas Tengah, unsur Forkopimda Kota Bontang, Komite Sekolah dan Kepala Sekolah SD, SMP, SMA Se-kota Bontang.

PPID Kota Bontang