Permudah Perizinan, Pemkot Bontang Launching SI PERI ETNIK

(Bontang, 28 Desember 2018). SI PERI ETNIK (Sistem Perizinan Elektronik) merupakan terobosan baru Pemerintah Kota Bontang guna mewujudkan Smart City. Pasalnya, aplikasi yang diinisiasi oleh DPMTK PTSP dan Dinas Kominfotik ini digunakan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus proses pelayanan perizinan dan non perizinan dengan memanfaatkan teknologi online yang dapat diakses dimanapun dan kapanpun.

Hal tersebut senada dengan ungkapan Kepala Dinas DPMTK PTSP, Puguh Harjanto, S.STP, M.Si pada Jumat (28/12/18) pagi tadi yang menjelaskan bahwa penerapan tanda tangan elektronik/digital dalam penandatanganan SK izin ini dilakukan untuk pertama kalinya di Kota Bontang.

“Terima kasih untuk semua pihak yang telah mmbantu kami. Kedepannya kami akan semakin semangat untuk memberi kemudahan bagi masyarakat,” ungkap Puguh.

Senada, Kepala Dinas Kominfotik Drs. Dasuki, M.Si mengungkapkan harapannya terkait pentingnya aplikasi tersebut bagi masyrakat dan pemerintah.

“SI PERI ETNIK adalah contoh kerja bersama kita semua. Oleh karena itu saya berharap di Pemkot Bontang dapat terjadi kedaulatan data. Sehingga apapun aplikasi yang digunakan oleh Pemkot Bontang dapat memggunakan server yang disediakan oleh Kominfo agar setiap kali ada maintenance, kami dapat membantu,” harap Dasuki.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Bontang Neni Moernaeni pun turut menyampaikan apresiasinya terkait launching aplikasi SI PERI ETNIK.

“Saya berharap dengan adanya aplikasi ini dapat semakin mendorong Kota Bontang menjadi kota yang smart. Selain itu, seluruh aplikasi yang ada di OPD harus terintegrasi dan tidak boleh ada ego sectoral,” harap Bunda Neni.

Menutup sambutannya, Bunda Neni mengucapkan terima kasih kepada DPMTK PTSP atas inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai informasi, untuk dapat melaksanakan implementasi SI PERI ETNIK, DPMTK PTSP membuat perjanjian kerjasama bersama beberapa institusi yakni; 1. Disdukcapil, dalam hal pemanfaatan data kependudukan melalui NIK, 2. Bank Kaltimtara, dalam hal mengintegrasikan sistem retribusi yang dilakukan melalui teller, atm, sms banking, mobile banking dengan tujuan tidak lagi dilakukan pembayaran kepada petugas ASN namun langsung dilakukan oleh pihak Bank Kaltimtara sehingga retribusi non tunai sudah dapat dilaksanakan dalam SI PERI ETNIK ini, 3. BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) dan BSrE (Balai Sertifikasi Elektronik) terkait tanda tangan elektronik (TTE).

Selain itu, SI PERI ETNIK juga mempermudah DPMTK PTSP dalam mengimplementasikan rencana aksi dengan pihak KPK, seperti; perizinan elektronik (online), pengurangan dan penghapusan penerimaan retribusi secara tunai guna mewujudkan retribusi non tunai, dan tanda tangan elektronik pada dokumen Surat Keterangan Izin.

PPID Kota Bontang