Tingkatkan Pelayanan Air Bersih, PJ Sekda Gelar Rakor bersama PDAM

(Bontang, 26 Desember 2018). Pemadaman layanan air bersih untuk masyarakat pada November 2018 lalu menyisakan kepentingan yang cukup serius. Menanggapi itu, PJ Sekretaris Daerah Agus Amir menggelar rapat terkait terkait pelayanan PDAM.

Bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kota Bontang, rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah PJ Agus Amir selaku pimpinan rapat, Direktur PDAM Suramin, Dewi Ririn selaku Sekretaris Dinas Komunikasi dan Statistik, dan Agus Wati, SE, M.Si selaku Kabag Ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, Suramin membahas masalah masyarakat yang masuk ke PDAM terkait dengan layanan bersih mencapai 564 kasus. Saat ini sebanyak 444 kasus telah diselesaikan, namun masih tersisa 120 kasus yang sesuai air yang dialokasikan blm. Untuk 120 kasus tersebut, pihak PDAM sedang mengupayakan keberhasilannya melalui sumber air dari sumur cadangan yang ada di Lhoktuan dibarengi dengan distribusi melalui truk-truk tangki air.

“Upaya ini hanya bersifat sementara. Pemerintah dan PDAM masih memperbaiki masalah penyediaan air bersih hingga saat ini, ”tutur Suramin.

Menurut laporan dari PDAM, produksi udara di Kota Bontang mampu menghasilkan hingga 8000 kubik perhari, namun produksi ini terhambat akibat kerusakan pada 3 sumber sumber air baku. Sementara pengguna air bersih terus meningkat.

Inilah PR terbesar pemerintah Kota Bontang yang saat ini perlu mendapatkan prioritas. Karena air bersih adalah kebutuhan pokok yang diperlukan orang banyak dan tanggung jawab penyediaannya ada pada pemerintah.

PPID Kota Bontang