Raih Nirwasita Tantra 2018, Pemkot Bontang Komitmen Tingkatkan Kualitas Lingkungan Hidup

(Bontang, 9 November 2018). Penghargaan Nirwasita Tantra kembali diraih oleh Kota Bontang. Penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup tersebut merupakan penghargaan atas berhasilnya kepala daerah dalam mewujudkan dan menerapkan kebijakan sesuai prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan. Sehingga mampu memperbaiki kualitas lingkungan hidup di daerahnya.

Dalam penilaian Nirwasita Tantra, Walikota Bontang Neni Moernaeni mengangkat 3 isu terkait lingkungan hidup di Kota Bontang , seperti potensi pencemaran air laut, udara dan degradasi mangrove. Sebagai kota industri Bontang tentu memiliki beberapa perusahaan besar, rumah sakit dan sarana transportasi laut yang berpotensi menghasilkan limbah dan mengalirkannya langsung ke air laut. Akibatnya habitat terumbu karang dan hewan di laut pun rusak.

Mengingat bahaya yang ditimbulkan dari limbah tersebut, Pemkot Bontang melakukan berbagai upaya pelestarian lingkungan hidup dengan memantau rutin kualitas air laut, rehabilitasi dan transplantasi terumbu karang dan pengujian kadar logam berat pada air, ikan, kerang dan sampel rambut.

Tidak hanya itu, Beliau pun menjabarkan akibat emisi kendaraan bermotor dan industri yang mencemari udara di Kota Bontang. Sehingga Pemkot Bontang terus melakukan upaya pemantauan kualitas emisi sumber yang bergerak dan tidak bergerak, serta kualitas udara ambient yang rutin dilakukan setiap tahunnya. Diantaranya melalui uji emisi kendaraan dinas pegawai Pemkot, uji KIR, penanaman pohon bagi ASN Kota Bontang, calon pengantin Kota Bontang dan penghijauan oleh Pemkot Bontang serta membangun ruang terbuka hijau.

Tentunya melalui keberhasilan kali ini, dapat mendorong dan memotivasi Pemkot Bontang untuk semakin meningkatkan berbagai upaya guna mewujudkan dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup Kota Bontang.

PPID Kota Bontang