PGRI Kota Bontang Gelar Konfercab dan Pengukuhan Pengurus DPC PGRI, Dasuki: PGRI adalah Organisasi Perjuangan Guru

 (Bontang, 30 Oktober 2018). Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bontang menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) dan pengukuhan DPC PGRI Bontang Utara, Bontang Barat, dan Bontang Selatan masa bakti periode 2018 – 2023, Selasa (30/10) pagi.

Bertempat di Aula SMA YPK, jalan Dahlia, Belimbing, Bontang Barat, kegiatan tersebut dihadiri Ketua PGRI Kota Bontang Drs. Dasuki, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bontang Drs. Akhmad Suharto, M.Si, perwakilan Kementerian Agama Kanwil Kota Bontang, Camat Bontang Barat, Ketua PGS Kota Bontang, para guru, dan tamu undangan.

Mengawali arahannya, Ketua PGRI Kota Bontang Drs. Dasuki, M.Si menyambut baik serta mengapresiasi peserta dan pengurus PGRI yang hadir untuk menyukseskan kegiatan Konfercab dan nantinya akan dilanjutkan dengan pengukuhan DPC PGRI Bontang Utara, Bontang Barat, dan Bontang Selatan terpilih.

Lanjutnya, ia pun mengajak seluruh anggota PGRI untuk memajukan organisasi keprofesian tersebut dengan menanamkan kesadaran kepada anggota PGRI untuk mengembangkan wawasannya dan cerdas menghadapi permasalahan guru.

“PGRI adalah organisasi perjuangan, dan memang harus ada yang diperjuangkan. Utamanya adalah kesejahteraan, harkat dan martabat guru,” tegas Dasuki.

Tak hanya itu, dihadapan Kadisdik Kota Bontang dan anggota PGRI yang hadir, Dasuki meluruskan persepsi yang berkembang terkait dengan penyaluran sertifikasi dan Tunjangan Kinerja (Tukin). Ia menampik dana sertifikasi dan Tukin yang tak kunjung diterima para guru bukan disebabkan adanya potongan dari pihak Disdik, melainkan adanya persyaratan yang belum terpenuhi.

“Jadi tidak ada yang potong (sertifikasi dan Tukin), tidak keluar karena tidak memenuhi persyaratan. Justru kalau dikeluarkan akan ada temuan, uangnya tidak kemana – mana, tapi akan kembali ke negara,” jelasnya.

Diakhir arahannya, Dasuki pun berharap Konfercab tersebut dapat berjalan lancar dan cepat hingga memunculkan pengurus – pengurus yang amanah.

Mewakili Pemkot Bontang, Kadisdik Kota Bontang Drs. Akhmad Suharto, M.Si, berharap bahwa anggota PGRI Kota Bontang dapat bersatu, baik keinginan, suara, maupun kehendak demi membesarkan organisasi PGRI tersebut.

Lebih lanjut, ia juga berharap berkolaborasi antara Disdik dengan PGRI dapat lebih ditingkatkan terutama berterkaitan dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) guru melalui pelatihan – pelatihan yang diusulkan PGRI yang nantinya akan diselaraskan dengan program Disdik.

“Selamat berkonferensi cabang dan selamat kepada pengurus baru DPC PGRI Bontang Utara, Bontang Barat, dan Bontang Selatan masa bakti periode 2018 – 2023. Dengan mengucap Bismillah, Konferensi Cabang saya nyatakan resmi dibuka,” tutupnya

Dikesempatan itu pula, organisasi keprofesian tersebut menyalurkan bantuan berupa uang tunai yang bersumber dari sumbangan anggota PGRI Kota Bontang. Pertama, bantuan sebesar Rp. 19.820.000. diberikan kepada Ibu Dwi H guru SD 009 Bontang selatan yang terkena musibah kebakaran. Kedua, bantuan sebesar Rp. 182.731.100. ditujukan kepada korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi.  

PPID Kota Bontang