Evaluasi Capaian Target Realisasi Keuangan, Pemkot Bontang Gelar Rapat Radalok Triwulan III

(Bontang, 17 Oktober 2018). Pemerintah Kota Bontang melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Bontang menggelar Rapat Pengendalian Operasional Kegiatan (Radalok) Triwulan III di ruang Rapat Utama lantai II kantor Wali Kota Bontang, jalan Moch. Roem, Bontang Lestari,  Selasa (16/10) pagi.

Radalok dipimpin langsung oleh Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og, bersama Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase, Pj. Sekda Kota Bontang drh. Agus Amir, dan dikuti seluruh kepala dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bontang.

Rapat tersebut membahas dan mengevaluasi pencapaian target dalam realisasi keuangan maupun fisik yang telah ditetapkan oleh masing – masing OPD serta deviasi menggunakan metode GAP analysis dengan notifikasi warna hijau untuk kegiatan yang mencapai target, warna kuning untuk dibawah target (hati – hati), sedangkan warna merah untuk kegiatan yang tidak mencapai target atau tidak terealisasi (buruk) pada penggunaan APBD Murni 2018. Dikesempatan itu pun, setiap OPD secara bergantian melaporkan pencapaian dan realisasinya serta faktor permasalahan yang menghambat progress kegiatan tersebut.

Dalam arahannya, Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og, berharap setiap OPD untuk segera menyelesaikan kegiatannya, sehingga persentase pencapaian keuangan dan fisik dapat tercapai sesuai yang ditargetkan sebelumnya dan output-nya segera dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selain itu, ia menekankan kepada setiap OPD untuk memiliki perencanaan yang matang serta inovasi untuk memudahkan awal pelaksanaan kegiatan pada tahun berikutnya.

Dikesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase pun turut menghimbau kepada setiap OPD agar tidak hanya memprioritaskan kegiatan bernilai anggaran besar saja dengan mengkesampingkan kegaiatan yang bernilai anggaran kecil. Mengingat tenggat waktu pelaksanaan kegiatan akan berakhir pada pertengahan desember 2018.

“Untuk kegiatan yang kecil – kecil itu juga harus menjadi prioritas. Karena nanti di november akhir hingga desember, maka kemungkinan besar (kegiatan – kegiatan kecil) akan terkalahkan dengan kegiatan – kegiatan yang besar,” pungkas Basri.

Lebih lanjut, Basri pun meminta pengisian data realisasi keuangan pada e-controlling dilakukan secara faktual dan lengkap.

Sementara itu, Sekretaris Bapelitbang Drs. Sudi Priyanto, M.Si mengatakan bahwa tidaklanjut dari Radalok ini, pihaknya akan tetap melaksanakan asistensi dan monitoring tanpa menunggu Radalok Triwulan IV, khususnya kepada OPD yang berada di GAP keuangan dan fisik yang masih relatif jauh.

“Sebagaimana arahan bapak Pj. Sekda, untuk tahun yang akan datang kita akan melaksanakan pra Radalok dengan membentuk tim kecil untuk verifikasi lebih awal, sehingga dapat mengurangi kesalahan teknis yang sama,” terang Sudi.

PPID Kota Bontang