Kecamatan Bontang Selatan Sosialisasikan Program Pelaksanaan Kegiatan Produta 2018

(Bontang,11 Oktober 2018) – Kecamatan Bontang Selatan menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Program Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Pelaksanaan Kegiatan Produta Kecamatan Bontang Selatan”, Rabu (10/10). Kegiatan ini guna mensosialisasikan Program Dua Ratus Juta Per RT (Produta) 2018 yang dalam waktu dekat dilaksanakan Pemkot Bontang.

Kegiatan yang digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Kecamatan Bontang Selatan itu turut menghadirkan seluruh Ketua Rukun Tetangga (RT) dan pegawai kelurahan yang ada di wilayahnya.

Camat Bontang Selatan, Syarifuddin yang hadir dalam kesempaan tersebut mengatakan, tujuan sosialisasi ini untuk memberikan informasi kepada setiap Ketua RT. Terkait mekanisme dan aturan dalam program yang diusung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni bersama Wakilnya Basri Rase tersebut.

“Sehingga harapannya, program prioritas yang telah diusulkan bisa berjalan lancar tanpa kendala. Dan nantinya tidak ada lagi yang saling menyalahkan antara RT dengan kelurahan sebagai KPA (Kuasa Pengguna Anggaran , Red.),” ujarnya.

Ditambahkan Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Kecamatan Bontang Selatan, Baslan, saat ini pihaknya telah selesai menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). Untuk pelaksanaaanya, setelah adanya pengesahan dari Pemkot Bontang.

“Rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat dan target selesainya di awal Desember,” ucap Baslan.

Dirinya menyebut, anggaran Produta 2018 ini menggunakan Anggaran Perubahan  (APBD-P) dengan nilai masing-masing RT sebanyak Rp 15 juta. Dari 201 RT di Kecamatan Bontang Selatan yang mengusulkan, kata Baslan, rata-rata pengadaan sarana prasarana berupa barang inventarisasi yang menjadi usulan terbanyak. Seperti kursi, wireless, tarup, maupun pengecetan prasarana di lingkungan RT tersebut.

Dalam kesempatan ini turut hadir tim Produta tingkat kota yang terdiri perwakilan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang), perwakilan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertahanan (DPKPP), Inspektorat, Unit Layanan Pengadaan (ULP), perwakilan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), serta satu koordinator pendamping. (bbg/adv)

PPID Kota Bontang