Diskominfotik Kota Bontang Gelar Dialog Bijak Bermedsos, Ririn: Penggiat Media Sosial Harus Memiliki Standarisasi dan Norma

(Bontang, 10 Oktober 2018). Tumbuh pesatnya teknologi harus disikapi dengan bijak, terutama tentang penggunaan media sosial (medsos) yang wajib dilakukan secara bijak pula. Selaras hal itu,  Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Bontang kembali menggelar dialog bertemakan Bijaklah Dalam Bersosmed di LNGTV, Selasa (9/10) malam.

Turut hadir sekaligus menjadi narasumber dalam dialog tersebut Sekretaris Diskominfotik Ririn Sari Dewi, S.Ip, M.Si, dan putra putri Duta Wisata Kota Bontang yakni Robi Maulana, Dini Puspitasari, dan Putri Permatasari.

Dikesempatan itu Ririn menyampaikan bahwa penggiat media sosial generasi milenial saat ini harus memiliki standarisasi dan norma yang diterapkan saat berselancar didunia maya. Menurutnya, menanggapi konten media sosial merupakan salah satu cerminan kepribadian sipengguna media sosial tersebut.

“Harus ada filter pertemanan, membuat profil sewajarnya tanpa berlebihan, jaga selalu akun privasi kita, karena kekita akun kita diretas maka sering terjadi penipuan, jangan terlalu over sharing megeluh hal yang sifatnya privasi, selanjutnya hati – hati dalam sharing konten yang akurasi kebenarannya harus kita tanyakan dulu apakah ini benar atau hoax, terakhir adalah etika dan tata kerama” terang Ririn.

Dijelaskan Ririn, selain terdapat sisi negatif, tentu media sosial memiliki banyak sisi positif. Kelebihan medsos, lanjutnya, kita dapat membangun net working, kemudian informasi atau kebijakan serta peristiwa penting secara relevan dapat diakses dengan cepat, serta memudahkan pelaku usaha bisnis online dalam memasarkan produknya.

Lebih lanjut, ia mengatakan media sosial kini menjadi sarana yang efektif bagi pemerintah untuk  menyebarluaskan informasi baik program, kegiatan pembangunan, maupun capaian kerja pemerintah dan agar lebih dekat dengan masyarakat.

bahkan melalui media sosial tersebut, pemerintah dapat menerima masukan, saran, dan kritik yang disampaikan saat itu juga tanpa melalui proses birokrasi. Saat ini, Pemkot Bontang telah memiliki website yakni bontangkota.go.id, aplikasi kesah etam, akun Facebook, Twitter, Instagram, dan Youtube.

Senada dengan Ririn, para Duta Wisata Kota Bontang turut mengajak masyarakat penguna media sosial untuk tetap menjaga privasi dan mengutamakan etika serta tata kerama dalam bermedsos. Selain itu, ikut serta mempromosikan destinasi wisata Kota Bontang dengan mengunggah foto dan video yang dikemas dengan baik, sehingga menarik minat wisatawan untuk datang ke Kota Bontang.

PPID Kota Bontang