Wujud Kepedulian Sosial dan Kemanusiaan Walikota Bontang lepas 24 Relawan ke Palu dan Donggala

(Bontang, 05 Oktober 2018) Sebagai wujud kepedulian sosial dan Kemanusiaan pasca bencana alam Tsunami yang terjadi di Kota Palu dan Donggala Walikota Bontang Neni Moerniaeni melepas 24 relawan di Pelabuhan Loktuan pada Kamis (04/10).

Para relawan yang diberangkatkan melalui jalur laut dan akan berada disana selama 7 hari kedepan tersebut terdiri berbagai bidang dan profesi diantaranya 1 Dokter Umum, 2 Dokter bedah, 7 Perawat, 1 Bidan serta 13 relawan gabungan yang berasal dari beberapa OPD dan instansi swasta diantaranya Dinas Kesehatan (Dinkes), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada , Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Bagian Humas dan Protokol, Rumah Sakit LNG Badak, Taruna Siaga Bencana (Tagana),  dan satu orang dari pemberdayaan masyarakat.

Dalam pelepasannya Neni Moerniaeni berpesan agar para relawan setibanya disana dapat membantu meringankan korban dan menghimbau agar dapat menjaga kesehatan, melakukan koordinasi kepada petugas lainnya dan memakai alat pelindung diri dalam bekerja sebagai antisipasi dari resiko penularan penyakit, “Para Relawan terpilih ini harus memiliki fisik yang kuat, dan ini sebagai bentuk Kepedulian Sosial Pemerintah Kota Bontang, Jaga kesehatan kalian, laksanakan tugas dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.” ujarnya, iapun menyambut baik dan bersyukur atas antusiasme dari berbagai kalangan yang turut membantu dalam bentuk donasi dan pengevakuasian para korban disana.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Bontang Basri Rase serta beberapa pimpinan dan perwakilan dari OPD dan Instansi terkait.

Acara Pelepasan tersebut ditandai dengan pengalungan identitas yang dilanjutkan dengan penandatanganan serah terima barang bantuan beserta barang logistik untuk para relawan bencana.

Dalam keterangan terpisahnya Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (DKKB) Bahaudin menerangkan bahwa penyiapan pemberangkatan tim dari kalangan medis tersebut sesuai instruksi Walikota dan terkait penempatannya disana akan menyesuaikan dengan yang ditentukan posko induk diPalu dan untuk perlindungan dari virus yang berbahaya sebelum keberangkatan para relawan telah divaksin tetanus dan difteri “dengan dilakukan vaksin diharapkan para relawan kita akan terlindungi dari potensi tertular penyakit berbahaya yang cukup tinggi disana” imbuh Bahaudin  

PPID Kota Bontang