Antisipasi Karhutla, Neni Ajak Masyarakat Deteksi Api sebelum Menyebar

(Bontang,08 September 2018) Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menjadi inspektur upacara apel Kesiapsiagaan dalam rangka mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di halaman GOR Pupuk Kaltim, Jumat (7/9) pagi. Apel ini sebagai upaya mengantisipasi sejak dini ancaman Karhutla yang bisa terjadi kapan dan dimana saja, terlebih mendekati musim kemarau panjang.

Dalam amanatnya, Wali Kota Neni menyampaikan agar seluruh komponen masyarakat beserta instansi terkait lainnya untuk terus meningkatkan koordinasi dan kehati-hatian terkait penyebab dan terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan.

“Masalah kebakaran hutan kerap melanda tanah Kalimantan 
Llqtermasuk di Bontang saat musim kemarau tiba. Kita masih ingat 2015 silam kebakaran hutan yang terjadi sangat luar biasa. Alhamdulillah hari ini kita gelar apel kesiap-siagaan, sebagai bentuk antisipasi,” beber Neni.

Kata dia, kebakaran hutan sudah bukan hanya menjadi persoalan daerah saja, namun juga sudah menjadi persoalan nasional bahkan menjadi sorotan internasional. Kerena, ikut berdampak pada kehidupan sosial masyarakat dan rusaknya ekosistem.

“Strategi pemerintah dalam menangani karhutla adalah dengan pencegahan dini dari mulai api belum muncul dan sosialisasi kepada masyarakat. Kuncinya deteksi titik api sebelum menyebar,” jelasnya.

Untuk itu, Neni mengajak semua komponen untuk bersatu, bersinergi dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang ada mulai dari unsur TNI, sampai tingkat kelurahan, babinsa, bhabinkamtibmas, ormas-ormas, ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, untuk melakukan patroli terjadwal ke daerah-daerah rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Disebutkannya, apel ini dilaksanakan juga sebagai bentuk melalukan evaluasi kekuatan personel, inventarisasi seluruh kekuatan personel, dan pengecekan kesiapan peralatan pendukung yang ada. Seperti sarana mobilisasi maupun sarana operasi.

“Tujuan utama kita bukanlah penanganan Karhutlah. Tetapi pencegahan Karhutlah, sehingga berkurang secara drastiss,” tukasnya.

Turut hadir pula dalam apel ini Wakil Wali Kota Basri Rase, Pj Sekda Artahnan Saidi, Dandim 0908/BTG Letkol Arh Gunawan Wibisono, Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti, Danden Arhanud 002/ABC Mayor Arh Reindi T Nugroho, Dansubdenpom Bontang Lettu Cpm Indiardi, Ketua Pengadilan Agama Bontang Abdul Kholik, Kepala Balai TNK Nur Patria. Adapun peserta apel kesiapsiagaan, diikuti dari pasukan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Damkar, TNK, BPBD, security perusahaan, Sat Linmas, seta beberapa ormas atau organisasi kemasyarakatan. (*)