WaliKota Apresiasi Event Cooking Competition Kaltim Culinary Challenge 2018 di Kota Bontang

(Bontang, 02 September 2018) Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengapresiasi event Culinary Challenge yang digelar oleh Indonesian Chef Association (ICA) Kaltim di Bontang. Pasalnya, dengan event kuliner ini juga bisa meningkatkan jumlah wisatawan ke Bontang. Sehingga ke depan, Pemkot Bontang akan mendukung penciptaan rekor Mueseum Rekor Indonesia (Muri) yang dianggarkan di APBD Perubahan.

“Kalau berbicara Bontang sebagai destinasi wisata tentu harus berbicara juga soal wisata kulinernya. Karena biasanya orang kalau sudah capai keliling-keliling mencari masakan khas Bontang,” jelas Neni dalam sambutannya di acara Penutupan Culinary Challenge di Halaman Parkir Hotel Bintang Sintuk, Minggu (2/9) kemarin.

Oleh karenanya, Neni meminta para ibu di Bontang bisa berkreativitas terhadap kuliner di Bontang. Utamanya dengan mengangkat kearifan lokal atau mengangkat kekhasan Bontang. Seperti dulu masakan gammi bawis yang sempat dibawa ke Belanda.

“Tetapi memang karena ikan bawisnya jarang, mungkin ada kreativitas lainnya yang bisa disajikan untuk menambah kekayaan keanekaragaman khas kuliner di Bontang dan bisa dibanggakan di Kaltim,” ujarnya.

Maka dari itu, Neni sangat mengapresiasi event kuliner di Bontang karena salah satunya bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kaltim yang sedang terpuruk. Apalagi Bontang sedang berupaya bangkit, salah satunya melalui wisata kuliner.

“Jadi ibu-ibu di Bontang harus punya kreativitas yang luar biasa terkait kuliner,” pintanya.

Pemkot Bontang, disebutkan Neni, sangat mendukung kegiatan seperti ini. Dan bukan tidak mungkin untuk rekor Muri yang direncanakan para anggota ICA Bontang dapat terwujud. Apalagi sudah didukung dan masuk di APBD Bontang.

“Ini jadi motivasi untuk ibu-ibu karena yang akan masak juga nanti ibu-ibu sekalian,” ujarnya.

Neni juga mengucapkan terima kasih atas nama Pemkot Bontang kepada ICA Bontang, ICA Kaltim, dan ibu-ibu peserta.

Sementara itu, Ketua ICA Kaltim, Chef Joko Utoro mengatakan ke depan event tersebut akan dilanjutkan event kuliner yang lebih besar. Pihaknya sangat mengapresiasi para sponsor yang membantu menyukseskan acaranya. “Alhamdulillah sukses, terima kasih para sponsor yang telah membantu kegiatan ini berjalan lancar,” ungkapnya.

Kata Joko, acara yang digelarnya bertujuan meningkatkan kuliner Kaltim agar bisa terkenal di luar Kaltim. Karena salah satu misi ICA untuk membantu dan selalu berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata di setiap daerahnya.

“Kami punya misi mengangkat kuliner nusantara. Terima kasih para peserta yang sangat bersemangat, diharapkan hasil kreasi menunya bisa dipromosikan melalui Disporapar Bontang,” ujarnya.

Hadir dalam event tersebut perwakilan ICA di masing-masing daerah di Kaltim. Para pemenang pun mendapat piala, piagam, serta uang pembinaan. Hadir dalam kegiatan tersebut seorang koki selebriti yang dikenal dengan nama Chef Juna.

Chef Juna cukup salut dengan para peserta dari Bontang yang sangat bersemangat. Karena dirinya jarang menemui lomba masak di pagi hari dan semua peserta datang tepat waktu. “Kalau tahun depan diadakan lagi, saya harap lebih bagus lagi,” harapnya. (mga)