Terapkan Gaji Standing Instuction, BPKAD Gelar Sosialisasi Optimalisasi SP2D

(Bontang, 3 September 2018). Pemerintah Kota Bontang melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menyelenggarakan Sosialisasi Gerakan Optimalisasi SP2D Online dengan penerapan Gaji Standing Instuction (SI)  pada Kamis (30/8) kemarin.

Bertempat di  Auditorium Taman 3 D Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, sosialisasi tersebut dibuka oleh Walikota Bontang Hj Neni Moerniaeni dan dihadiri Kepala BPKAD Kota Bontang H. Amiluddin, Kepala Taspen Cabang Samarinda Katiman, perwakilan Bank Kaltimtara, Camat dan Lurah serta beberapa kepala OPD  di lingkungan Pemkot Bontang.

Dalam sosialisasi yang dirangkaikan yang dirangkaikan dengan  penyerahan Kartu Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) tersebut, Neni turut mengungkapkan apresiasinya terhadap inovasi SP2D online .

“Terobosan ini pastinya akan mendorong peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini tentu sesuai dengan misi Pemkot Bontang sebagai Smart City,” ungkap Neni.

“Dengan adanya sistem penggajian seperti ini, maka bendahara di setiap OPD harus secepatnya memasukkan SP2D, karena apabila bendahara ada belum memasukan SP2D terakhir pada tanggal 25 setiap bulannya, maka PNS di OPD tersebut penggajiannya dapat tertunda,” terang Neni.

Lebih lanjut Neni menjelaskan,bahwa melalui Taspen, PNS gajinya akan dipotong  10 persen tiap bulannya, dimana 2% untuk asuransi kesehatan (BPJS) dan 8% sebagai tabungan hari tua.

“Program Taspen ini telah banyak dinikmati oleh para pensiunan PNS, tidak hanya di lingkungan Pemkot Bontang tapi juga di seluruh Indonesia. Saya harap peserta  dapat mengikuti sosialisasi ini dengan serius, karena hal-hal yang dibahas sangat penting, bukan hanya untuk OPD, tapi juga menyangkut hak-hak PNS,” harap Neni.

Sementara itu Kepala BPKAD menyampaikan, melalui penerapan gaji standing instruction maka gaji PNS akan masuk ke rekening masing-masing tepat waktu setiap tanggal 1 pukul 00.00 WITA, meskipun tanggal merah atau hari libur. Karena selama ini PNS harus menunggu hari kerja jika tanggal 1 jatuh pada hari libur.

“Insyaallah  penggajian kita, bisa tepat waktu setiap tanggal 1. Hal ini adalah inovasi yang kita lakukan untuk mendorong peningkatan kinerja di setiap OPD di lingkungan Pemkot Bontang. Tidak hanya itu, melalui SP2D online juga nantinya akan mempermudah transaksi pembayaran rekanan,” terangnya.

PPID Kota Bontang