Sosialisasikan SPBE ke Masyarakat, Diskominfotik Gelar Live Dialog Spesial

(Bontang, 30 Agustus 2018) – Untuk mensosialisasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang sebelumnya lebih dikenal dengan E-Government, Selasa (28/8) kemarin Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Bontang menggelar Live Dialog Special di Studio LNGtv, Jalan Raya Kutai, Komplek Town Center PT Badak NGL.

Hadir sebagai narasumber dalam dialog tersebut Kadiskominfotik Bontang Dasuki, Ketua Komisi II DPRD Bontang Ubaya Bengawan selaku perwakilan dari tokoh masyarakat, dan Kepala Kantor PT Telkom Cabang Bontang Tri Heru Utomo.

Di awal dialog, Dasuki menjelaskan tentang salah satu program dari Pemkot Bontang, yaitu smart city yang merupakan konsep global tentang tatanan kota. Di mana warganya memiliki kecerdasan mengolah informasi, untuk digunakan di kehidupannya secara positif, sehingga kota tersebut menjadi sustainable city yang artinya Kota yang bekelanjutan atau kota yang masyarakatnya memikirkan anak cucu mereka.

Di dalam smart city tersebut ada yang namanya smart government, atau yang lebih dikenal dengan E-Government itu sendiri, adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah, sebagai pelayanan baik dalam pemberian atau penyampaian informasi maupun dalam bentuk efektifitas Birokrasi bagi warganya, berkaitan urusan bisnis maupun hal lainnya yang berkenaan dengan pemerintahan.

Saat ini istilah E-Government telah digantikan menjadi SPBE, dan sebagai upaya sosialisasi baik di masyarakat, pihak-pihak Swasta, maupun di lingkungan institusi, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kota Bontang terkait perubahan istilah tersebut maka digelarlah dialog tersebut.

“Kami dari Diskominfotik mendorong kawan-kawan dari seluruh OPD, untuk membuat layanan berbasis aplikasi untuk dapat mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan dari OPD tersebut. Ke depannya semua aplikasi tersebut akan kami jadikan satu pintu, agar semua dapat terintegrasi dengan mengunakan sistem dari pusat,” jelasnya.

Ketua Komisi II DPRD Bontang Ubaya Bengawan mengatakan, saat ini kita memang harus bisa terus mengikuti perkembangan zaman, kemajuan Informasi dan Teknologi (IT), karena keduanya saat ini telah mempengaruhi semua lini. Apabila kita tidak bisa mengikuti perkembangannya maka kita akan tergilas oleh zaman.

“Kami di DPRD sangat mendukung adanya SPBE ini, karena dengan SPBE maka peluang-peluang kecurangan ataupun kepengurusan berkas yang berbelit-belit akan dapat teratasi. Ruang antar masyarakat dengan pemerintah bisa dihilangkan dengan adanya SPBE ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor PT Telkom Cabang Bontang Tri Heru Utomo menjelaskan, dengan SPBE maka pemerintah mulai berbenah. Dengan investasi yang ada dapat menyediakan fasilitas berbasis IT, yang goal nya adalah semakin efisiennya pemerintahan dan pemerintah dapat mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Harapannya dengan kehadiran SPBE ini, masyarakat merasakan betul kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh SPBE tersebut. Semua kegiatan yang ada di pemerintahan dengan SPBE ini akan auditable atau dapat terlacak jejaknya digitalnya,” harapnya.

Melalui sosialisasi tersebut diharapkan, apa yang telah diprogramkan oleh Diskominfotik Bontang ke depan, dapat diterapkan melalui aplikasi-aplikasi SPBE, sehingga mempermudah dalam melalukan analisa dan evaluasi terhadap sistem yang digunakan di setiap OPD. Mengingat ini adalah amanat dari peraturan perundang-undangan yang harus dilaksanakan. Juga sebagai evaluasi terhadap SPBE yang telah dilaksanakan, dan yang akan direncanakan melalui pengetahuan dan pemahaman terhadap capaian kemajuan pelaksanaan SPBE, baik pada setiap instansi maupun pada unsur pelayanan masyarakat, dan memberikan saran perbaikan untuk peningkatan kualitas pelaksanaan SPBE ke depan. 

PPID Kota Bontang