Upacara Penurunan Bendera Ditutup dengan Syukuran

Upacara penurunan bendera merah putih pada HUT Kemerdekaan ke-73 RI berlangsung di Stadion Taman Prestasi, Kelurahan Bontang Lestari, Jumat (17/8). Tidak berbeda dari upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, suasana upacara penurunan bendera di sore itu tak kalah semarak.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni masih bertindak sebagai Inspektur Upacara. Berbagai pejabat dan para tamu undangan seperti Mantan Wali Kota Bontang Periode 2001-2011, Andi Sofyan Hasdam, Wakil Wali Kota Basri Rase didampingi istrinya Hapidah Basri Rase, unsur Forkopimda, ketua dan seluruh anggota DPRD Kota Bontang, perwakilan seluruh manajemen perusahaan, Plt Sekkot Artahnan Saidi beserta istri, Kepala OPD, veteran serta ribuan masyarakat Bontang juga turut hadir.

Sebelum prosesi sakral dimulai, peserta upacara dan tamu undangan dihibur dengan penampilan aubade yang dipersembahkan oleh siswa-siswi SMA Vidatra. Total sebanyak 12 lagu dan 1 puisi semangat perjuangan dan kebangsaan dibawakan. Ketika aubade sedang berlangsung, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni bersama pejabat lainnya tampak meninggalkan tempat duduk dan masuk ke dalam barisan tim aubade untuk bernyanyi bersama. Kemudian, acara dilanjutkan dengan penampilan Marching Band Bontang PKT.

Memasuki acara inti, pukul 17.20 wita upacara penurunan bendera pun dimulai. Pelaksanaannya berjalan dengan khidmat. Adapun Perwira Upacara pada penurunan Bendera Merah Putih, yaitu I Gusti Ngurah Suarka. Sedangkan Rusianto bertindak sebagai Komandan Upacara. Pembawa baki bendera sore itu adalah Handayani Kusuma Putri dari SMA Negeri 2 Bontang.

Usai melaksanakan tugasnya, pukul 18.20 bertempat di halaman Kantor Wali Kota Bontang, Tim Paskibra Kota Bontang Tahun 2018 mengembalikan Bendera Merah Putih kepada orang nomor satu di Kota Taman.

Kesuksesan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT Kemerdekaan ke-73 RI ditutup dengan acara Syukuran. Masih membawakan tema “Kerja Kita, Prestasi Bangsa,” syukuran berlangsung di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang, Jumat (17/8) malam.

Turut hadir Mantan Wali Kota Bontang Periode 2001-2011, Andi Sofyan Hasdam, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Kota Bontang, Nursalam beserta anggota DPRD Kota Bontang dan istri, Plt Sekkot Artahnan Saidi beserta istri, Kepala OPD, veteran dan orangtua tim Paskibra Kota Bontang Tahun 2018.

Dalam sambutannya, Neni dengan penuh haru mengucapkan terima kasih atas kerja keras tim Paskibra dalam penaikan dan penurunan Bendera Merah Putih, yang dilakukan secara sempurna di Kota Taman.

“Saya ucapkan terima kasih kepada tim Paskibra. Alhamdulillah, baik penaikan maupun penurunan berjalan dengan lancar dan sempurna. Kalian telah membuat masyarakat Bontang bangga! Kerja keras dan keringat yang selama ini dikucurkan terbayar sudah dengan kesuksesan prosesi pengibaran hingga penurunan bendera,” tutur Neni.

Oleh karena itu, ia pun mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0908 dan Polres Bontang yang telah banyak berkontribusi dalam pelatihan Tim Paskibra beberapa minggu ke belakang.

“Terima kasih Kodim 0908 dan Polres Bontang atas bantuannya dalam membangun mental generasi milenial Kota Taman sehingga menjadi pribadi yang tangguh untuk meneruskan estafet pemerintahan ini,” tuturnya.

Neni pun melanjutkan. Pada kesempatan ini ia mengajak masyarakat untuk mengisi ruang kemerdekaan, dengan berperan aktif membangun negara khususnya Kota Bontang. Masyarakat dituntut untuk mendukung bangsa dengan menorehkan prestasi. “Karena prestasi kita adalah kerja kita, kerja kita adalah prestasi bangsa,” kata Neni.

Adapun sesuatu yang dapat dilakukan guna mewujudkan Indonesia berprestasi adalah melakukan revolusi dengan memperkuat literasi dan human interest, ia menambahkan. Salah satu upayanya, yaitu penguasaan ilmu dan teknologi di era digital oleh masyarakat.

“Teknologi adalah keniscayaan. Suka atau tidak suka harus kita hadapi. Di era digital semua harus menguasai teknologi. Jangan biarkan teknologi menjadikan anak-anak kita terpuruk! Penguasaan teknologi harus menjadikan anak-anak kita lebih baik lagi. Pesan bunda kepada anak-anakku, jadilah kalian sebagai pribadi yang bertanggung jawab dalam penggunaannya. Tingkatkan keimanan dan ketakwaan karena kecerdasan intelektual harus dibarengi dengan kecerdasan spiritual,” imbaunya.

Di hari peringatan kemerdekaan ke-73 RI ini Aparatur Sipil Negara di Kota Bontang juga diimbau untuk bekerja cerdas, tuntas, dan ikhlas. “Saya harap sesuai dengan janjinya sebagai abdi negara, ASN Pemkot Bontang dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tingkatkan prestasi di segala bidang dan buktikan Bontang Bisa, agar masyarakat dapat menikmati pembangunan di Kota Taman,” tutupnya. (hms8)