Beredar Berita Hoax KTP Elektronik, Yuliatinur Beri Klarifikasi

(Bontang, 15 Agustus 2018). Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang, Dra.Hj.Yuliatinur.MM, memberikan klarifikasi terkait beredarnya berita bohong/hoax yang  menyatakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik yang diterbitkan tahun 2011 hingga 2013 yang kadaluarsa atau habis masa berlakunya sehingga harus diperpanjang dan diaktifasi kembali.

Ditemui di ruang kerjanya, Yuliati menjelaskan aktifasi KTP-el hanya dilakukan saat pencetakan awal, sebagaimana tertuang dalam surat edaran Kemendagri Nomor : 470/296/SJ, Surat Edaran Gubernur Kaltim Nomor : 470/749/Pem.Um.D, dan ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Walikota Bontang Nomor: 470/07.3/DKPS.3 tentang KTP elektronik (KTP el) berlaku seumur hidup.

“Jadi tidak benar berita tersebut yang mengharuskan warga untuk mengganti KTP nya jika sudah habis masa berlakunya dan harus diaktifasi,” bantah Yuliantinur.

Namun KTP elektronik dapat diajukan pergantian jika terjadi adanya perubahan elemen data KTP el tersebut, seperti perubahan alamat tinggal, perubahan status perkawinan ataupun perubahan fisik pada warga tersebut yg cukup signifikan. selain itu KTP elektronik bisa diganti jika hilang atau rusak sehingga data di KTP tidak dapat terbaca.

“Jika terjadi pergantian KTP el tersebut maka secara otomatis akan tertulis berlaku seumur hidup,” terang Yuliantinur.

Dalam kesempatan tersebut, Kadisdukcapil menghimbau kepada masyarakat Kota Bontang yang hingga saat ini belum memiliki KTP elektronik agar segera mengurus di Kantor Disdukcapil. Kepemilikan KTP elektronik akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan publik, seperti jaminan kesehatan (BPJS Kesehatan) , Administrasi di Perbankan, Kepolisian,  imigrasi dan lain sebagainya.

Selain itu, menjelang Pileg dan Pilpres 2019, KTP elektronik menjadi syarat mutlak untuk dipakai menggunakan hak pilih.

PPID Kota Bontang