Upgrade Aplikasi SPSE versi 4.2, Kominfo Gelar Sosialiasi

(Bontang, 14 Agustus 2018). Di era globalisasi masa kini, pemerintah dituntut untuk bekerja cepat, tepat dan terbuka. Salah satunya dalam bidang pengadaan barang dan jasa. Melalui surat edaran Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) tentang Peningkatan Layanan Pengadaan Secara Eletronik poin 3A, pemerintah daerah dihimbau untuk  melakukan upgrade aplikasi SPSE dari versi 3.6 menjadi versi 4.2 guna mendorong peningkatan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Menanggapi himbauan tersebut, Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Bontang bekerjasama dengan ULP Kota Bontang dan LKPP Pusat menggelar Sosialisasi SPSE Versi 4.2 pada Selasa (14/8/18) pagi.

Dibuka oleh Wawali Basri Rase, acara berlangsung dengan antusias para peserta. Turut hadir dalam sosialisasi tersebut beberapa Kepala OPD, pihak kejaksaan negeri Kota Bontang, pihak LKPP RI, perwakilan masing-masing OPD yang terdiri dari PPK, Pokja ULP, Pejabat pengadaan dan penyedia barang/jasa di Kota Bontang, kontraktor, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Kota Bontang, Drs. Dasuki selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa Diskominfotik selaku naungan LPSE memiliki beberapa kewajiban antara lain : melakukan maintenance terhadap kualitas IT services, mengelola nama domain dan e-goverment dan menginformasikan perubahan versi aplikasi SPSE beserta cara penggunaannya.

Lebih lanjut beliau mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya sosialisasi tersebut, beliau mengharapkan seluruh peserta dapat mengikuti acara dengan baik dan bersungguh-sungguh.

“Salah satu unsur penentu keberhasilan implementasi SPSE versi 4.2 adalah peningkatan pengetahuan dasar sumber daya manusia, baik melalui bimbingan teknis maupun sosialisasi. Saya harap dengan kegiatan ini seluruh PPK, Pokja ULP, Pejabat Pengadaan, penyedia barang/jasa, maupun konsultan dapat memahami tentang SPSE versi 4.2,” ujar Dasuki.

Sementara itu, Wawali Basri Rase mengharapkan ULP dapat memberikan solusi agar kontraktor-kontraktor lokal Bontang juga dapat bersaing dengan kontraktor-kontraktor luar.

“Saya harap seluruh peserta nantinya dapat mengetahui tata cara pengadaan barang/jasa yang benar dan diimplementasikan di Kota Bontang agar terhindar dari anggapan-anggapan yang tidak baik, tidak berat sebelah, dan bekerja dengan profesional,” tutup Basri.

PPID Kota Bontang