Hari Anak Nasional, Diskes-KB Launching Kampanye Imunisasi MR

Bontang. Memperingati Hari Anak Nasional tahun 2018, Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) lakukan kampanye Measles Rubella (MR), dan pemberian obat pencegahan massal kecacingan (POPM) di auditorium taman 3 dimensi. Selasa, 31 Juli 2018.

Tantangan saat ini dalam peningkatan status kesehatan anak menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskes-KB Bahauddin, diantaranya masih tingginya angka kematian bayi dan stunting pada balita. Juga usia remaja dan anak sekolah terkait permasalahan gizi, perilaku hidup yang tidak sehat, penyalahgunaan napza, seks diluar nikah, pernikahan dini, dan sebaganinya.

“Untuk itu kami telah melakukan berbagai upaya, salah satunya lewat pendekatan “life cycle”,” ujar Bahauddin.

Sementara Wali Kota Neni Moerniaeni menyampaikan jika Bontang baru-baru ini mendapat penghargaan Kota Layak Anak (KLA), dan berharap generasi muda Bontang dapat tumbuh sehat. Melalui imunisasi untuk menjaga kondisi kesehatan kekebalan tubuh anak.

Selain bidang kesehatan, anak Bontang kata Neni, juga harus mendapatkan seluruh haknya, dan tidak boleh ada kekerasan terhadap anak.

“Maka melalui hari anak ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran anak usia sekolah terhadap pentingnya gizi yang baik, dan perilaku hidup sehat agar tumbuh menjadi generasi berkualitas,” harap Wali Kota.

Pada kegiatan ini, secara simbolis dilakukan imunisasi MR sebagai penanda dimulainya gerakan tersebut yang akan berlangsung tanggal 1 Agustus hingga 31 Oktober 2018 mendatang. Dengan sasaran anak usia 9 bulan hingga 15 tahun yang mencapai 48.024 anak.

Apalagi dampak penyakit ini bisa mengakibatkan radang paru-paru, kebutaan, tuli, cacat, hingga kematian.

“Untuk itu, diimbau kepada semua pihak, termasuk guru dan orangtua agar dapat membawa anak ke pelayanan imunisasi. Seperti posyandu, posko Kelurahan, sekolah, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lainnya,” ajak Wali Kota Neni.

Selain imunisasi MR turut dilakukan pemberian obat kecacingan, dengan sasaran 32.242 anak usia 1-12 tahun. Kegiatan ini juga turut diintegrasikan dengan pelaksanaan Outbreak Response Imunization (ORI)

Pada rangkaian Hari Anak Nasional kali ini, Diskes KB turut menggelar pemeriksaan kesehatan bagi remaja tingkat SMP dan SMA, seminar sehari dalam rangka memberikan informasi terkait gizi, kesehatan reproduksi, serta perilaku hidup sehat pada anak sekolah. Juga workshop untuk peningkatan kapasitas petugas kesehatan terhadap tata laksana penanganan gizi.(*)    (sumber : PKTv Bontang)