Berkonsep Pelayanan Jemput Bola, DPMTK-PTSP Launcing “Lapusling”

(Bontang, 14 Juli 2018). Setelah meluncurkan inovasi pelayanan “Antarin Saimah” pada akhir Februari lalu, Pemerintah Kota Bontang melaui Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) kembali meluncurkan sebuah inovasi yang memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan prima, cepat, mudah, murah dan transparan.

Bertempat di lobby gedung Auditorium Taman Tiga Dimensi eks. Kantor walikota Jalan Awang Long No. 1 Bontang Utara, kali ini inovasi tersebut adalah Layanan Perizinan Usaha Keliling (Lapusling).

“Kita berharap kegiatan ini bukan hanya kegiatan ceremony tetapi mulai hari ini kita berkomitmen melayani perzinan usaha keliling dan itu akan dilaksanakan terus – menerus sepanjang Dinas ini masih diinginkan untuk melayani izin usaha,” jelas Plt. Kadis DPMTK-PTSP, H. Ahmad Aznem, SE, M.Si saat menyampaikan laporan peluncuran Lapusling, Jumat (13/7) pekan lalu.

Dirinya menambahkan bahwa memberikan pelayanan perizinan kepada masyarakat merupakan hal serius yang telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) dan Peraturan Pemerintah (PP).

“Saat ini, berbicara masalah perizinan tidak bisa main – main. Karena sudah ada Perpres Nomor 91 Tahun 2017 terkait dengan percepatan pelayanan perizinan, sudah ada PP Nomor 24 Tahun 2018 terkait dengan pelaksanaan perizinan terintegrasi elektronik,” tambahnya.

Tak hanya itu, Menurutnya seluruh inovasi – inovasi yang diluncurkan oleh DPMTK-PTSP juga berdasarkan arahan, motivasi dan dorongan Walikota Bontang dalam memberikan pelayanan publik terbaik guna tercapainya visi Kota Bontang 2016 – 2021 yang dijabarkan kedalam tiga misi pembangunan, yaitu; Smart City, Green City, dan Creative City.

“Kami laksanakan sesuai arahan Bunda (Bunda Neni) bahwa jangan berfikir harus ada anggaran baru ada inovasi. Jadi ada tujuh inovasi yang sudah kami lakukan ini semuanya non-budgeter, termasuk mobil dan yang kita pakai (baju) ini sumbangan dari teman – teman bukan dana kantor,” terangnya.

Dalam sambutannya, Walikota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.Og, mengungkapkan kebanggaannya dan menyambut baik serta mendukung munculnya inovasi terbaru dalam melayani publik khususnya Lapusling tersebut.

“Alhamdulillah, saya tidak usah berpanjang lebar, karena ini merupakan komitmen kita (Pemkot Bontang). Kita harus menjadi agent of change, agen – agen perubahan karena kalau tidak menjadi orang – orang yang berusaha untuk berubah untuk sebuah inovasi yang baik maka kita akan tergulung oleh zaman,” jelas Neni.

Selain itu, Bunda Neni menghimbau inovasi – inovasi yang telah launching tersebut harus disosialisasikan kembali kepada masyarakat mulai dari tata cara hingga mekanismenya, baik melalui media sosial, media elektronik, maupun OPD terkait penyebaran informasi publik.

“Tentunya harus diinformasikan kepada masyarakat. Informasi ini bisa kita sebarkan melalui radio, bisa lewat kominfo kita (Diskominfotik Kota Bontang), lewat media sosial yang aktif,” Himbaunya.

Tampak hadir  di launching tersebut, seluruh Kepala OPD dan Perwakilan OPD, Kepala BPJS Ketenaga Kerjaan, perwakilan Bank Kaltimtara, unsur Forkopimda Kota Bontang.

Sebagai bahan informasi, Lapusling merupakan pelayanan berkonsep jemput bola yang terintegrasi dengan sistem pelayanan berbasis elektronik, baik berupa pelayanan perizinan usaha maupun non perizinan usaha.

Mekanisme Lapusling akan dilaksanakan setiap hari Jumat dibuka pada pukul 08.00 hingga 11.00 Wita ditiga titik yang telah ditentukan, yaitu; halaman Plaza taman, halaman kantor Bank Kaltimtara, halaman parkir Bontang Kuala. Tahapan dalam proses Lapusling adalah; (1) Layanan 1 merupakan layanan pendaftaran permohonan izin; (2) Layanan 2 merupakan layanan penerbitan izin; (3) Layanan 3 merupakan layanan konseling.

PPID Kota Bontang