Cegah DBD Sejak Dini, Dinkes Galakkan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik

(Bontang, 20 April 2018). Maraknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) belakangan ini membuat Dinas Kesehatan semakin menggalakkan pencegahan kasus DBD sejak dini. Hal tersebut dibuktikan dengan digelarnya Rapat Koordinasi “Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik” pada Kamis (19/4/18) kemarin.

Bertempat di Pendopo Rujab Walikota Bontang, acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang dr. Bahauddin, MM dan beberapa stafnya, peserta Rakor yang terdiri dari perwakilan RT, yang ada di Kota Bontang serta tamu undangan.

Dalam pemaparannya, Dr. Bahauddin menjelaskan bahwa salah satu faktor penyebab DBD ialah iklim tropis Indonesia menjadi wilayah kondusif bagi perkembiakan nyamuk.

“Musim penghujan dan pemanasan global menjadi salah satu penyebab berkembangnya nyamuk DBD, apalagi kita tinggal di wilayah tropis,” jelas Bahauddin.

Lebih lanjut Beliau menuturkan upaya pencegahan dan penanggulangan DBD dapat dilakukan dengan fogging dan peran serta masyarakat untuk memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar rumah, seperti gerakan 3M (Menutup, Menguras, dan Mengubur), memelihara ikan pemakan jentik nyamuk dan menanam tumbuhan pengusir nyamuk.

“Larva capung dan ikan pemakan jentik dapat menjadi solusi untuk mencegah DBD. Selain itu tanaman pengusir nyamuk, seperti tumbuhan Tapak Dara, Pandan, Akar Wangi dan Lavender juga dapat ditanam dirumah,” lanjutnya.

“Saya berharap gerakan ini dapat diterapkan dirumah-rumah warga sehingga kita dapat mencegah DBD dimulai dari rumah kita sendiri. Mari kita cegah DBD sejak dini,” tutupnya.

PPID Kota Bontang