Musrenbang Kecamatan Bontang Barat 2018 (Walikota Diapresiasi oleh peserta Musrenbang)

(Bontang, 07 Maret 2018). Apresiasi tinggi diberikan oleh peserta Musrenbang kepada Walikota Bontang. Pasalnya, Bunda Neni menyempatkan untuk hadir pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) ditengah padatnya rangkaian kegiatan Beliau. Tentu saja hal ini dimanfaatkan oleh peserta Musrenbang untuk menyampaikan aspirasi dan usulan – usulan program prioritas.

Musrenbang tingkat Kecamatan Bontang Barat digelar di Gedung BPU Kecamatan Bontang Barat Jl. Perjuangan RT 18 Kel Gunung Telihan pada Rabu (7/3) pagi dan dihadiri oleh Walikota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG , Pj. Sekda Kota Bontang Drs. Artahnan Saidi, MM, Wakil Ketua DPRD Kota Bontang dr. Etha Rimba Paembonan, Anggota DPRD Kota Bontang Bilher Hutahaean, SH, MH dan Yanri Dasa Dwi Sukeksi, S.Pd, Sekretaris Bapelitbang Drs. Sudi Priyatno, M.Si, Kepala BPBD H. Ahmad Yani Y, S.Sos, M.Si, Camat Bontang Barat Sutrisno, SE, M.Si, Seluruh Lurah wilayah Bontang Barat beserta delegasi, OPD terkait, dan FKPD Kota Bontang.

Dalam laporannya, Camat Bontang Barat menyampaikan hasil – hasil pembangunan yang telah rampung di tahun 2017 yang dampaknya sudah dapat dirasakan masyarakat.

“Untuk tahun 2017, hasil – hasil pembangunan sudah dapat dirasakan oleh masyarakat, yaitu pembangunan jembatan di Gunung Pasir Kelurahan Gunung Telihan dan kegiatan normalisasi sungai di RT 23, 25, dan 29 Kelurahan Gunung Telihan sudah rampung dilaksanakan”, jelas Sutrisno.

Selanjutnya, Sutrisno juga menjelaskan hal – hal penting yang perlu dibahas pada Musrenbang saat ini diantaranya permasalahan banjir, relokasi kandang ternak babi, dan penyaluran beras sejahtera (Rastra).

“Akan dilakukan kajian nyata penyodetan (sungai) dalam rangka untuk mengurangi volume banjir dan genangan air di RT 23, 25, dan 29 wilayah Gunung Telihan, InshaAllah akan terealisasi pada 2019”, terangnya.

“Hal yang perlu kita bahas adalah relokasi kandang babi karena banyak masyarakat sekitar mengeluhkan limbah dari peternakan tersebut dan alokasi Beras Sejahtera (Rastra) untuk Bontang Barat”, lanjutnya

Sementara itu, dalam sambutan Walikota Bontang yang dibacakan oleh Pj. Sekda mengharapkan usulan pembangunan selaras dan berkenaan dengan visi dan misi serta program Pemerintah Kota Bontang.

“Terdapat sebanyak 150 usulan perencanaan pembangunan yang akan dibahas dalam Musrenbang untuk kegiatan TA 2019 yang berasal dari tiga Kelurahan. Diharapkan usulan – usulan ini secara bottom up planning dapat selaras dengan top down yang berkenaan dengan visi dan misi serta program prioritas pemerintah Kota Bontang, yakni Smart City, Green City dan Creative City”, terang Artahnan.

”Semoga melalui musrenbang hari ini dapat merumuskan perencanaan strategis didalam program yang terpadu secara koordinatif, integratif, sinkronisasi serta selaras dengan harapan – harapan kita semua yang berkenaan dengan pokok – pokok pikiran DPRD Kota Bontang”, lanjutnya.

PPID Kota Bontang