Berantas Pungli, Satgas Saber Pungli Galakkan Sosialisasi di Tahun 2018

(Bontang, 28 Februari 2018). “Di Kota Bontang telah ditemukan sebanyak 3 kasus pungli pada tahun 2017. Kita harus menekan budaya pungli ini agar tidak terulang di tahun 2018,” tutur Waka Polres Kota Bontang, Komisaris Polisi Eko Alamsyah dalam sosialisasi saber pungli hari Rabu (28/2/18) pagi.

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Presiden RI Nomor 87 Tahun 2016 Tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Pungli).

Bertempat di Auditorium Taman 3D, kegiatan tersebut dihadiri oleh Wawali Bontang Basri Rase, seluruh Kepala OPD, unsur FKPD Kota Bontang, Polres Bontang, seluruh kepala sekolah, Camat, Lurah dan rekan satgas saber pungli Kota Bontang.

Lebih lanjut Waka Polres Kota Bontang, Komisaris Polisi Eko Alamsyah melaporkan bahwa pungli telah menjadi budaya di masyarakat, maka untuk menekan kebiasaan tersebut, satgas pungli Kota Bontang akan memperbanyak sosialisasi di tahun 2018.

“Saya himbau agar kita semua dapat selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa pungutan tambahan. Saya juga berharap agar masyarakat selalu melaporkan segala bentuk tindakan pungli,” himbaunya.

Sementara itu, Wawali Basri Rase menekankan bahwa sosialisasi ini merupakan penyegaran kembali untuk mengingatkan kita bahwa Kota Bontang saat ini telah memiliki Satgas Saber Pungli.

“Satgas inilah yang nantinya akan melakukan fungsi pencegahan terhadap praktik pungli. Selain itu satgas juga memiliki fungsi intelijen, penindakan dan yustisi,” ungkap Basri Rase.

“Semoga dengan adanya satgas ini, citra pelayanan publik menjadi lebih baik. Pelayanan kepada masyarakat pun lebih transparan dan akuntabel,”harapnya.

Peran pemerintah dan masyarakat tentunya sangat penting dalam upaya pemberantasan pungli guna mendukung reformasi di bidang hukum dan mewujudkan pemerintahan yang adil.

PPID Kota Bontang