Walikota Bontang Resmikan Rumah Singgah Taman Pelangi (Abdu Safa Muha : Sesuai Dengan Namanya Taman Pelangi, Kami Akan Melayani Tanpa Diskriminasi Warna Kulit, Suku Maupun Ras)

(Bontang, 7 Februari 2018). Pemerintah Kota Bontang kembali menunjukkan keseriusannya dalam menanggulangi masalah sosial di Kota Bontang. Hal ini terbukti lewat digelarnya peresmian Rumah Singgah “Taman Pelangi” pada Rabu (7/2/2018) pagi.

Berlokasi di Jalan Parikesit, Bontang Baru, rumah singgah tersebut diresmikan oleh Walikota Bontang Neni Moernaeni dan dihadiri oleh Sekda Kota Bontang, Asisten Kota Bontang, beberapa anggota DPRD Kota Bontang, Kepala OPD, Camat, Lurah, FKPD, perwakilan staf dari masing-masing OPD, perwakilan sekolah-sekolah, ormas dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Pemberdayaan Masyarakat (DSP3M) Abdu Safa Muha menuturkan bahwa bangunan tersebut akan dimanfaatkan untuk masyarakat yang berstatus penyandang sosial.

“Terima kasih untuk semua pihak yang mendukung berdirinya Rumah Singgah “Taman Pelangi” ini. Bangunan yang memiliki 25 pintu dengan luas 1900m2 akan dimanfaatkan untuk masyarakat yang berstatus penyandang sosial. Selain itu kami juga kedepannya akan membangun gazebo dan air mancur agar warga penyandang sosial tidak jenuh saat berada di lokasi ini,” ungkap Abdu Safa Muha.

“Sesuai dengan namanya Taman Pelangi, maka kami akan memberikan pelayanan bagi penyandang sosial tanpa membeda-bedakan warna ras, suku atau agama. Semua akan diperlakukan sama tanpa memandang diskriminasi,” ucapnya.

Senada, Walikota Bontang Neni Moernaneni selaku Walikota Bontang turut menyampaikan rasa terima kasihnya serta mengapresiasi pembangunan rumah singgah tersebut.

“Terima kasih saya ucapkan untuk semuanya yang mendukung adanya rumah singgah ini. Saya berharap dengan adanya rumah singgah ini dapat menjawab berbagai permasalahan sosial dan mengurangi angka masalah sosial di Kota Bontang,” ucapnya.

“Sebagai pemerintah, tentunya ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab sesuai dengan undang-undang yang berlaku untuk merawat, mendidik serta menyeimbangkan spiritual dan intelektual mereka. Kedepannya rumah singgah akan menjalankan tugas ini,” lanjutnya.

Dengan maraknya permasalahan sosial di era global ini, tentunya rumah singgah ini menjadi salah satu solusi bagi Pemkot Bontang untuk mengurangi angka penyandang sosial di Kota Bontang. Sebagai warga yang baik, mari kita turut mendukung setiap program pemerintah. Mari kita sama-sama merangkul mereka tanpa adanya diskriminasi.

PPID Kota Bontang